Author: <span>admin</span>

Menyambung postinganku, “Dengan atau tanpa Kaka, City tetap bisa, aku mencoba membuktikan kebenaran teoriku. Bermodal Football Manager 2008 yang terpasang di mesin tuaku, aku mengambil peran sebagai manajer klub Manchester City. Untuk lebih menyerupai keadaan keuangan City sekarang, aku memakai FMModifier, real-time editor khusus FM untuk menambahkan 900 juta poundsterling ke rekening klub dan mengalokasikan 800 juta pounds sebagai dana transfer dan 8 juta pounds perminggu untuk gaji pemain.

Side Stories

Jam 22.30, aku cek e-mail ternyata ada pemberitahuan tentang magang bagi CPNS DJP. Informasinya dapat dilihat juga di sini, sedangkan lebih detail dapat dilihat di website registrasi online. Selamat bekerja…

Tak Berkategori

Onizuka Eikichi barangkali menjadi figur guru dambaan banyak orang. Guru yang revolusioner, tidak menghakimi, tidak mendikte, tidak mau menang sendiri, dan sangat pintar mengembangkan potensi anak didiknya. Onizuka mampu menjadi guru tanpa jarak dengan murid-muridnya. Ia pun mampu menjadi sahabat dan dapat diandalkan.

Brainstorming

Membaca artikel detiksport yang penuh komentar miring soal Manchester City yang berusaha menjadi klub besar, aku tergugah untuk membuat artikel pembelaan. Tak kurang Fernando Torres, David Beckham, dan Flavio Briatore (bos tim Renault di F1 dan bos Queen Park Rangers) mengutarakan ketidakpercayaan akan kekuatan uang Manchester City untuk membawa kesuksesan ke klub ini.

Brainstorming

Aku sering baca di banyak blog yang bilang kalau speedy tuh lelet banget. Bahkan di kaskus kalau nggak salah dulu pernah ada thread khusus yang mbahas leletnya speedy, sampai-sampai ada yang mlintir slogan speedy jadi “speed that you can TRASH”. Hehehe.
Juga Freska temanku sering bilang kalau speedy menang lelet di Jakarta. DI JAKARTA. Wew, siapa suruh tinggal di Jakarta, ya nggak?

Side Stories

Pertanyaan ini langsung menghujam pikiranku begitu mataku menangkap citra sebuntel sampah yang hanyut di sungai. Kebetulan aku sedang duduk menunggu pembeli di warung mi ayamku yang di pinggir sungai sambil sesekali meneguk teh hangat dan penglihatanku menerawang ke perairan.
Kenapa ya, orang suka buang sampah di sungai? Oke, barangkali ini salah satu alasan bagus. Orang malas datang ke TPS (tempat pembuangan sampah, bukan tempat pemungutan suara) yang letaknya biasanya jauh dari pemukiman mereka hanya untuk buang sampah. Lalu mereka mencari alternatif. Tanah mangkrak yang dulu biasa disasar para pembuang sampah kurangajar ini kebanyakan sekarang dipagari atau sekedar diberi tulisan “dilarang buang sampah di sini” yang kalau tetap nekat buang sampah di situ bakal diteriaki bak maling jemuran.

Brainstorming

Tampaknya Semarang akan mengikuti jejak Jakarta dan Yogyakarta soal busway, dengan sistem BRT yang sedang dibangun. BRT, Bus Rapid Transit, sedianya akan menjadi transportasi massal yang cepat, aman, dan nyaman. Dan sama seperti busway di Jakarta dan Jogja, BRT hanya akan berhenti di koridor-koridor tertentu yang memang disediakan khusus untuknya. Tentu tidak ada sistem “ngetem” untuk BRT.

Brainstorming

Kali ini adalah film yang bercerita tentang 2 orang yang saling menyukai sejak kanak-kanak, Kang Jae-kyung dan Choi Eun-whan. Mereka berpisah, Jae-kyung tumbuh menjadi pemuda sombong calon pewaris kekayaan kakeknya sedangkan Eun-whan menjadi gadis desa yang lembut hatinya.
Sebelum mewarisi kekayaan sang kakek, Jae-kyung harus memenuhi syarat-syarat tertentu untuk dianggap berhak menjadi ahli waris. Ia harus mampu lulus dari sebuah sekolah di kota kecil. Mau tak mau Jae-kyung pun menurut.

Movie

Waktu orientasi kemaren salah seorang pembicara yang notabene pembesar di Dirjen Pajak berpesan pada peserta orientasi untuk mulai belajar tentang pajak.
Oke Pak, saya coba belajar nih, tapi kok mumet ya….

Pajak adalah kewajiban setiap warga negara. Definisi singkatnya adalah kontribusi wajib kepada negara. Tidak seperti retribusi di mana pembayarnya mendapat balas jasa (misalnya retribusi parkir, pembayar parkir boleh parkir), pembayar pajak tidak mendapat apapun dari negara sebagai balasan atas pajak yang dibayarkannya.

Side Stories

Pernahkah Anda mengalami, ketika naik sepeda motor tiba-tiba gerimis turun? Apa yang Anda lakukan? Memacu motor Anda agar sampai ke rumah lebih cepat?
Ya, mayoritas pengendara sepeda motor akan mempercepat laju kendaraannya agar tidak kehujanan di jalan. Pengendara pun jadi makin agresif dalam mencari jalur jalan, terutama di jalan-jalan yang lalu lintasnya padat. Pikiran tentang “supaya tidak kehujanan” inilah yang memompa adrenalin mereka di atas normal. Lain halnya jika sudah kepalang basah, pengendara cenderung lebih stabil bahkan berhati-hati dalam mengontrol pergerakan mesin mereka.

Brainstorming