Category: <span>Basis Data</span>

Bagi kebanyakan orang yang banyak bekerja dengan spreadsheet seperti Microsoft Excel, mungkin langsung memandang tabel database tidak ubahnya seperti worksheet dalam workbook mereka, apalagi jika mereka menggunakan Microsoft Access. Memang benar, Microsoft Access memiliki tampilan yang sangat mirip dengan Microsoft Excel, namun tentunya banyak sekali yang harus dibedakan di antara kedua produk ini.

Basis Data

Kita tahu bahwa referential integrity merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga integritas data, terutama dalam sistem relational database management system (RDBMS) di mana tabel-tabel terhubung satu sama lain dalam hubungan (relasi) tertentu. Akan tetapi ada kalanya kita perlu membuat pengecualian karena desain yang kita buat menuntut hal itu. Oracle mensupport penundaan evaluasi constraint dengan fasilitas DEFERRED.

Basis Data

Program atau aplikasi yang berjalan di jaringan ternyata memiliki kompleksitas yang jauh lebih tinggi ketimbang program standalone. Anda dapat berharap jaringan Anda tidak bermasalah, tetapi begitu Anda harus menjalankan program dalam jaringan yang terputus-putus, tentu saja ada penanganan khusus terhadap connection lost ini.

Yang akan saya bahas di sini menggunakan IDE Delphi dan database Firebird, dan koneksi menggunakan komponen Interbase bawaan Delphi.

Basis Data

Firebird merupakan salah satu solusi kebutuhan database yang bersifat open source, gratis, dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan apa saja. Firebird akan menjadi sangat bermanfaat apabila Anda memang membutuhkan suatu DBMS yang komprehensif dan memiliki fasilitas storedprocedure, trigger, indexes, transaction, dan banyak lagi.

Basis Data

Proses desain basis data merupakan salah satu yang paling dasar dilakukan sebelum membuat aplikasi basis data. Dalam perencanaannya, kita bisa memilah-milah data menjadi entitas-entitas, atribut, dan relasi. Kita bisa membaca banyak sekali saran-saran maupun metode-metode dalam penyusunan desain ini, tetapi permasalahan akan semakin bertambah apabila kita harus membuat aplikasi baru dari data yang sudah ada.

Basis Data

Firebird sudah jadi favoritku untuk kategori database, dan makin jadi kesukaan karena terdapat fasilitas penambahan fungsi-fungsi eksternal. Terkadang dalam stored procedure kita harus mencari tanggal beberapa tahun ke depan, atau…

Basis Data Catatan

Jika kita bicara basis data secara mendalam, kita tidak bisa lepas dari pembicaraan tentang integritas referensial (referential integrity) yang “mengikat” data-data antartabel. Integritas referensial menjamin data-data yang di-refer (dirujuk) oleh…

Basis Data

SQL

SQL (Structured Query Language) merupakan bahasa implementasi dari basis data relasional hasil penelitian IBM. Bahasa SQL terdiri atas sekelompok fasilitas untuk mendefinisikan, memanipulasi, dan mengontrol data dalam basis data relasional.
Bab ini membatasi diri pada penggunaan SQL untuk memasukkan data dalam tabel, memanipulasi data yang ada dalam sebuah tabel maupun antartabel, mengupdate data, dan menghapus data.

Basis Data

Pendekatan Pemodelan Data
Penyusunan basis data selalu didahului dengan pekerjaan pemodelan data. Pendekatan pemodelan data dapat dilakukan dengan identifikasi atribut dari realita yang akan disusun dalam basis data. Kemudian dilanjutkan dengan menyusun kombinasi dari atribut-atribut yang telah dipilih ke dalam bentuk tabel-tabel normal. Cara ini disebut dengan pendekatan dari bawah ke atas (bottom-up approach), di mana penyusunan basis data dimulai dari data dasar yaitu berupa atribut.
Pemodelan data dengan pendekatan dari bawah ke atas dapat memperoleh hasil yang baik jika diterapkan untuk perancangan basis data yang relatif sederhana, yaitu dengan jumlah data atribut tidak terlalu banyak. Sedangkan dalam kenyataan basis data yang akan disusun mencakup banyak atribut, mungkin ratusan atau bahkan ribuan jumlahnya, dan kemungkinan antaratribut terdapat hubungan lebih dari satu jenis.
Jika terdapat banyak atribut yang akan disusun dalam emodelan basis data, maka akan menyulitkan untuk menentukan fungsi ketergantungan antaratribut. Hal ini terutama bila terjadi determinan komposit antaratribut. Oleh karena itu perlu dilakukan penyederhanaan prosedur pemodelan data. Dalam hal ini pengadministrasi basis data tidak akan memandang pada jumlah atribut yang banyak, tetapi lebih cenderung memperhatikan jenis entiti, seperti entiti mahasiswa, dosen, dan sebagainya, baru kemudian ditentukan jenis atribut yang bersesuaian dengan entiti yang dipilih. Pemodelan data cara ini disebut dengan pendekatan dari atas ke bawah (top-down approach).

Basis Data

Pengertian Tabel
Dalam arsitektur tiga-skema, deskripsi model konseptual tidak hanya terpisah dengan SMBD yang digunakan, tetapi juga harus terpisah dengan penggunaan sistem komputer. Oleh karena itu, dalam model konsepsual lebih baik dihindarkan adanya peristilahan yang berkonotasi dengan sistem komputer (skema internal), misal istilah berkas (file) dan rekaman (record).
Model konsepsual harus memandang data dengan logika yang paling sederhana. Cara ini ditempuh dengan membuat blok data dasar untuk mengorganisasi kelompok data. Blok data dasar yang paling umum digunakan dalam sistem basis data adalah tabel (table) atau disebut juga relasi (relation). Dalam hal ini, untuk pembicaraan selanjutnya digunakan istilah tabel.

Basis Data