Kemarin aku baru tahu kalau active partition tidak melulu berisi master boot record (MBR). Jadi pengertianku yang sekarang, status active sebuah partisi adalah seperti flag. Flag active menandakan partisi itu mengandung MBR, sedangkan inactive sebaliknya. Entah apakah ini benar, belum kubaca referensinya :D.
Nah, kemarin itu komputerku yang dipasangi 2 harddisk ternyata harddisk satunya, yang dulunya berisi vista itu, masih set active. Akibatnya login jadi lama, barangkali karena harus mencari MBR di partisi yang active, padahal partisi itu sebenarnya sudah rusak.
Untuk melihat status active atau tidaknya sebuah partisi bisa melalui disk management yang bisa diakses dari start -> control panel -> administrative tools -> computer management -> disk management. Nah di kolom status nanti akan kelihatan, kalau ada tulisan System artinya partisi tersebut terinstal sistem operasi, sedangkan tulisan Active menandakan bahwa partisi tersebut diset active.
Untuk mengeset active sebuah partisi caranya mudah. Tinggal klik kanan partisi -> mark as active.
Bisa juga dengan cara agak susah dengan perintah DISKPART dari command prompt. Pertama-tama masuk ke command prompt dengan mengetikkan CMD dari run, kemudian ketik DISKPART dalam cmd. Setelah masuk diskpart, ada perintah-perintah yang bisa digunakan
ADD – Add a mirror to a simple volume.
ACTIVE – Marks the current basic partition as an active boot partition.
ASSIGN – Assign a drive letter or mount point to the selected volume.
BREAK – Break a mirror set.
CLEAN – Clear the configuration information, or all information, off the
disk.
CONVERT – Converts between different disk formats.
CREATE – Create a volume or partition.
DELETE – Delete an object.
DETAIL – Provide details about an object.
EXIT – Exit DiskPart
EXTEND – Extend a volume.
HELP – Prints a list of commands.
IMPORT – Imports a disk group.
LIST – Prints out a list of objects.
INACTIVE – Marks the current basic partition as an inactive partition.
ONLINE – Online a disk that is currently marked as offline.
REM – Does nothing. Used to comment scripts.
REMOVE – Remove a drive letter or mount point assignment.
REPAIR – Repair a RAID-5 volume.
RESCAN – Rescan the computer looking for disks and volumes.
RETAIN – Place a retainer partition under a simple volume.
SELECT – Move the focus to an object.
Dalam rangka mengeset active partisi, kita perlu menentukan dulu partisi yang dimaksud. Caranya dengan perintah SELECT. Yang pertama kita harus SELECT DISK, setelah itu SELECT PARTITION. Untuk menampilkan daftar objek (disk atau partition) bisa menggunakan perintah LIST (misal LIST DISK, LIST PARTITION).
Setelah memilih partisi yang dimaksud, ketikkan perintah ACTIVE. Contoh urutan perintahnya:
C:\Documents and Settings\User>DISKPART
Microsoft DiskPart version 5.1.3565
Copyright (C) 1999-2003 Microsoft Corporation.
On computer: XXXXXDISKPART> LIST DISK
Disk ### Status Size Free Dyn Gpt
——– ———- ——- ——- — —
Disk 0 Online 37 GB 0 BDISKPART> SELECT DISK 0
Disk 0 is now the selected disk.
DISKPART> LIST PARTITION
Partition ### Type Size Offset
————- —————- ——- ——-
Partition 1 Primary 15 GB 8033 KB
Partition 2 Extended 22 GB 15 GB
Partition 3 Logical 22 GB 15 GBDISKPART> SELECT PARTITION 1
Partition 1 is now the selected partition.
DISKPART> ACTIVE
Sekian catatan saya, terima kasih.
bagaimana caranya merubah partisi dari active menjadi non active, cos punyaku setiap mau delete file keluar notification,….
terima kasih
Hirens 2018 New Generation Support HDD GPT
cobain open source project rancangan ane mas bro.. >
IT Tools Pack Solution 2018 Rescue
(Tersedia Acronis 2018 + Norton Ghost + Minitool Partition Wizard Technician 9.1 + DLL)
=> Tersedia Reward menarik untuk yang ingin sedikit berkontribusi