Hari kedua di Surabaya: saatnya turun ke lapangan.
Pekerjaan kali ini cukup menantang, aku harus menyelesaikan masalah yang tak kunjung selesai. Masalah yang kudapat di hari kedua ini baru akan selesai di sore hari keempat, tepat pukul 4 sore. Fiuh…
Aku berkesempatan mencicipi salah satu masakan khas Surabaya. Selepas bertugas kami langsung bermobil menyambangi sebuah rumah makan bertuliskan RAWON SETAN di daerah Embong Malang, Surabaya.

Mantap memang, apalagi bagi pecinta daging. Daging rawonnya sangat lembut, walaupun potongannya besar-besar. Citarasa di lidah cukup rapi, walaupun tak sekuat citarasa rawon Jawa Tengah, namun cukup dapat dinikmati.
Setidaknya ada 2 menu yang bisa dipesan di sini, yakni rawon biasa dan rawon buntut yang terbuat dari daging buntut sapi. Hmm… nikmat 😀

Be First to Comment