Review Stylus: Apple Pencil, Adonit Pixel, Bamboo Fineline 2

Dua bulan ini memang saya banyak mengeksplorasi iPad. Pertama, karena saya membeli sebuah iPad 6 untuk si sulung, lengkap dengan Pencil. Kedua, karena sehari setelahnya saya membeli iPad 4 untuk diri sendiri, yang tentunya tidak dilengkapi stylus.

Nah, karena iPad 4 inilah saya berburu stylus sebulan terakhir. Pilihan jatuh pada Adonit Pixel dan Bamboo Fineline 2. Alasannya, tentu saja karena kedua barang ini tersedia di pasar sekunder, alias bekas.

Berburu barang-barang yang bisa dipakai di iPad 4 bukanlah perkara sepele. IPad 4 sendiri sudah berusia lebih dari tiga tahun, dan di Australia, tidak banyak orang yang menggunakan gadget tua. Kebanyakan orang mendapatkan gadget baru dari bundling paket telepon yang kontraknya diperbarui tiap 12 atau 24 bulan.

Jadi, bahkan berburu di tiga pasar: eBay, Gumtree, dan Facebook Marketplace pun butuh waktu cukup lama.

Nah, setelah menggunakan tiga stylus beberapa waktu, sudah saatnya membuat review. Oh ya, review atas ketiga stylus ini dilakukan untuk penggunaan note-taking alias untuk menulis. Tentu saja karena saya tidak fasih menggambar.

Apple Pencil

Stylus ini memang juara. Tingkat respons nya amat tinggi, enak digunakan untuk menulis. Meski sensasi menulis di atas layar iPad tentu saja berbeda dibandingkan menulis di kertas, namun stylus ini yang terbaik dibanding kedua stylus lainnya.

Lebih-lebih ketika Pencil dipakai di iPad versi baru yang memiliki layar lebih superior ketimbang iPad-iPad lama. Kombinasi Pencil dan iPad 6 memang ideal untuk memulai kebiasaan paperless.

Masalah terbesar dari Pencil adalah kompatibilitasnya yang rendah. Pencil hanya bisa dipakai di perangkat iPad 6 dan perangkat lain yang lebih baru.

Adonit Pixel

Adonit Pixel bagi saya merupakan stylus alternatif terbaik kedua setelah Apple Pencil. Atau, alternatif terbaik apabila perangkat Anda tidak mendukung Pencil. Banyak review yang mengatakan bahwa Adonit telah melakukan pekerjaan hebat dengan teknologi terbatas. Tentunya ini benar, karena Adonit tidak punya akses terhadap jeroan iPad; barangkali ini salah satu alasan mengapa Pencil lebih superior bila dipakai di perangkat Apple ketimbang kompetitor lainnya.

Adonit Pixel memiliki tingkat respon terbaik kedua setelah Apple Pencil. Pixel juga menawarkan fitur pressure-sensitive dan palm rejection. Dua fitur ini jadi alasan kenapa saya amat getol berburu Pixel di pasar sekunder.

Kombinasi antara Pixel dan iPad 4 lama saya cukup memuaskan. ZoomNotes Lite yang saya pakai pun mendukung Adonit Pixel, sehingga kinerjanya menjadi optimal. Meletakkan telapak tangan saat menulis menggunakan Pixel tidak membuat hasil tulisan berantakan.

Pun demikian, sensasi menulis menggunakan Pixel dalam iPad 4 mirip seperti menulis menggunakan pulpen di atas kaca jendela. Pena terasa mengambang, ditambah lagi ada jeda sepersekian detik sampai hasil tulisan muncul di layar.

Keunggulan Pixel dibanding Pencil adalah kompatibilitasnya. Pixel dapat dipakai di berbagai perangkat Apple, termasuk pula perangkat berbasis Android.

Bamboo Fineline 2

Saya sempat menaruh harapan besar terhadap stylus besutan Bamboo. Namun, setelah beberapa saat memakai produk yang satu ini, harapan itupun pupus. Kualitas yang ditawarkan Fineline 2 jauh lebih inferior ketimbang Pixel yang telah saya punya.

Bamboo Fineline 2 punya ujung yang seperti pegas. Sayang sekali, struktur ini membuatnya tidak enak dipakai untuk menulis di layar iPad. Kemudian, fitur palm rejection tidak sempurna, ditambah lagi jeda antara penulisan dan hasil tulisan amat terasa. ZoomNotes Lite yang tidak kompatibel dengan Fineline 2 membuat produk ini tidak saya pakai untuk menulis lagi.

Fineline 2 anehnya juga tidak memuaskan saat dipakai untuk scrolling situs web. Stylus ini terus-menerus “nyangkut” di tulisan dalam web, alih-alih hanya menggeser situs web ke bawah. Meski saya terus memakai stylus ini untuk menghemat pemakaian terhadap Pixel, tingkat kepuasan terhadap Fineline 2 amatlah rendah.

Kesimpulan

Pencil tentu jadi pilihan utama bila menggunakan perangkat Apple terbaru. Bila hal ini tidak terpenuhi, Adonit Pixel jadi alternatif terbaik. Selebihnya, Bamboo Fineline 2 tidak saya sarankan sama sekali.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silakan selesaikan soal berikut * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.