Category: <span>Family Movie</span>

Siapa yang tak mengenal tokoh Doraemon? Robot kucing dari abad 22 ini kembali ke masa lalu untuk membantu Nobita meraih kebahagiannya. Dengan alat-alat modern nan ajaib, Nobita bisa mengerjakan hal-hal yang mustahil dia lakukan sendirian, mengingat karakternya yang begitu pemalas, penakut, pengecut, bodoh, dan tukang tidur.

Family Movie Movie

The Little Rascals adalah film yang populer di tahun 1994, menceritakan sekelompok anak kecil yang tidak memiliki banyak uang namun tidak pernah kehabisan ide. Spanky dianggap sebagai pemimpin kelompok ini karena ia terlalu sering memberi perintah pada teman-temannya, dan ia yang paling sering mencetuskan ide, walaupun tidak selamanya itu ide yang terbaik. Ia bersama Alfalfa, Stymie, Froggy, Porky, Buckwheat, dan Mary Ann, membentuk suatu kelompok He-Man Woman Haters Club atau klub pria pembenci wanita (walaupun sebenarnya mereka punya seorang anggota cewek, Mary Ann, namun mereka sering lupa karena ia terlalu tomboi).

Family Movie

Kisah kehidupan manusia sehari-harinya akan diceritakan dari sudut pandang seekor burung beo yang bisa bicara bernama Paulie (suara oleh Jay Mohr). Kisahnya diceritakan melalui pertemuannya dengan Misha Belenkoff (Tony Shalhoub), seorang imigran Rusia yang mengejar American Dream nya, sempat mengajar literatur di negara asalnya namun kini bekerja sebagai cleaning service di sebuah lab binatang.
Di sini kita belajar bahwa setiap orang memiliki kisah unik yang layak untuk disimak. Plot cerita mundur jauh sekali, saat Paulie berada di rumah sebuah keluarga yang memiliki seorang putri bernama Marie Alweather, yang kesulitan bicara namun memiliki pemahaman luar biasa dengan Paulie, peliharaannya. Sayang sekali, orangtua Marie tidak terlalu senang dengan Paulie sebab ia dianggap sebagai biang masalah kenapa Marie lambat berbicara.

Family Movie

Tidak terasa, blog ini memiliki cukup banyak reviu film, terutama film-film baru yang saya tonton sendiri. Namun film-film barat ini, walaupun bergenre film keluarga, masih kurang layak ditonton bersama anak-anak, saya rasa karena tingkat keterbukaan akan seksualitas cukup jauh berbeda dengan budaya timur yang dianut mayoritas orang Indonesia. Oleh karena itu saya berpikiran untuk membuat kumpulan reviu film-film yang benar-benar layak ditonton bersama anak-anak.

Nah, untuk mengawali kategori “Family Movie” ini, saya membawa judul Matilda yang rilis di tahun 1996. Ini adalah film yang pernah saya tonton di sekitar tahun itu, dan menontonnya sekali lagi di penghujung 2014 ini membawa memori masa kecil.

Matilda (Mara Wilson) bercerita tentang seorang anak kecil berusia sekitar sekolah dasar yang memiliki kepandaian di atas rata-rata. Walau demikian, ia tidak dianugerahi keluarga yang mendukung belajarnya. Matilda diasuh oleh keluarga orangtuanya (Mr. Wormwood oleh Danny DeVito dan Mrs. Wormwood oleh Rhea Perlman) yang sebenarnya tidak peduli pada apapun perkembangan Matilda di sekolah. Beruntung, Matilda memiliki guru kelas yang baik, Miss Honey (Embeth Davidtz) yang menaruh perhatian lebih pada kecerdasan Matilda. Problematika hidup tidak hanya terjadi di rumah, namun kepala sekolah yang killer (Trunchbull, diperankan oleh Pam Ferris) seakan memberikan beban tersendiri pada Matilda.

Family Movie