SQL (Structured Query Language) merupakan bahasa implementasi dari basis data relasional hasil penelitian IBM. Bahasa SQL terdiri atas sekelompok fasilitas untuk mendefinisikan, memanipulasi, dan mengontrol data dalam basis data relasional.
Bab ini membatasi diri pada penggunaan SQL untuk memasukkan data dalam tabel, memanipulasi data yang ada dalam sebuah tabel maupun antartabel, mengupdate data, dan menghapus data.
Memasukkan Data
Sintaks yang digunakan adalah sebagai berikut:
INSERT INTO nama_tabel(nama_kolom1, nama_kolom2, ….)
VALUES (nilai_kolom1, nilai_kolom1, …);
Contoh:
INSERT INTO infoprib
VALUES (‘STONE’, ‘Sharon Stone’, ‘1958-03-10’, ‘T’);
Query
• Melihat isi tabel
Sintaks:
SELECT * FROM nama_tabel;
Tanda asterisk (*) menunjukkan semua kolom dalam tabel.
Contoh:
SELECT * FROM infoprib;
• Menampilkan kolom tertentu
Sintaks:
SELECT nama_kolom1, nama_kolom2, …
FROM nama_tabel;
Contoh:
SELECT nama, tgl_lahir
FROM infoprib;
• Memperoleh data yang unik
Menggunakan klausa DISTINCT setelah klausa SELECT
Contoh:
SELECT DISTINCT sex
FROM infoprib;
• Memilih baris tertentu
Menggunakan klausa WHERE untuk menentukan kondisi data yang boleh ditampilkan.
Sintaks:
SELECT nama_kolom1, nama_kolom2,…
FROM nama_tabel
WHERE [kondisi];
Contoh:
SELECT nama
FROM infoprib
WHERE sex = ‘W’;
• Menggunakan operator Relasional
Kondisi menggunakan operator relasional.
Operator Arti
= Sama dengan
> Lebih dari
< Kurang dari
>= Lebih dari atau sama dengan
<= Kurang dari atau sama dengan
<> Tidak sama dengan
Contoh:
SELECT nama_peg, gaji
FROM pegawai
WHERE gaji > 2000000;
• Menggunakan operator Boolean
? Operator OR, sifatnya benar bila salah satu benar
Contoh:
SELECT *
FROM infoprib
WHERE sex = ‘P’ OR id_bin = ‘STONE’;
? Operator AND, sifatnya benar bila keduanya benar
Contoh:
SELECT nama, tgl_lahir
FROM infoprib
WHERE sex = ‘P’ AND tgl_lahir < ‘1950-01-01’;
? Operator NOT, digunakan untuk pembalikan nilai nalar
Contoh:
SELECT nama
FROM infoprib
WHERE NOT sex = ‘P’;
• Menggunakan operator BETWEEN dan NOT BETWEEN
Operator BETWEEN digunakan untuk membuat suatu kondisi di mana data berada di antara batas-batas nilai yang ditentukan, sedang NOT BETWEEN memiliki sifat kebalikan dengan BETWEEN, yaitu kondisi data tidak berada di antara batas-batas nilai yang ditentukan.
Contoh:
SELECT nama, tgl_lahir
FROM infoprib
WHERE tgl_lahir BETWEEN ‘1960-01-01’ AND ‘1970-12-31’;
SELECT nama
FROM infoprib
WHERE nama NOT BETWEEN ‘C’ AND ‘J’;
• Menggunakan operator LIKE dan NOT LIKE
Hal-hal yang harus diperhatikan:
- tanda garis bawah ( _ ) berarti sebuah karakter apa saja
- tanda persen (%) berarti cocok dengan karakter apa saja dan berapapun panjangnya (termasuk cocok dengan nol karakter)
Contoh:
SELECT nama
FROM infoprib
WHERE nama LIKE ‘%on%’;
SELECT nama
FROM infoprib
WHERE nama NOT LIKE ‘S%’;
• Menggunakan operator IS NULL dan IS NOT NULL
Operator IS NULL digunakan untuk mencari nilai yang kosong dalam suatu kolom, sedangkan IS NOT NULL digunakan untuk mencari nilai yang tidak kosong.
Contoh:
SELECT *
FROM infoprib
WHERE tgl_lahir IS NULL;
SELECT *
FROM infoprib
WHERE tgl_lahir IS NOT NULL;
• Mengurutkan data dengan ORDER BY
Contoh:
SELECT *
FROM infoprib
ORDER BY nama;
• Mengurutkan secara descending
Contoh:
SELECT *
FROM infoprib
ORDER BY nama DESC;
• Mengurutkan beberapa kolom
Contoh:
SELECT sex, nama
FROM infoprib
ORDER BY sex, nama;
• Mengelompokkan data dengan GROUP BY
Contoh:
SELECT sex
FROM infoprib
GROUP BY sex;
• Menggunakan klausa HAVING
Klausa HAVING digunakan untuk menentukan kondisi bagi GROUP BY. Kelompok yang memenuhi HAVING saja yang akan dihasilkan.
Contoh:
SELECT kota
FROM pegawai
GROUP BY kota
HAVING kota <> ‘Yogya’;
• Menggunakan fungsi Agregat
Beberapa fungsi Agregat:
? Fungsi AVG, untuk memperoleh rata-rata
Contoh:
SELECT AVG(gaji)
FROM pegawai;
? Fungsi COUNT, untuk melakukan pencacahan terhadap data
Contoh:
SELECT COUNT(nama_peg)
FROM pegawai;
? Fungsi MAX, untuk memperoleh nilai yang terbesar
Contoh:
SELECT MAX(gaji)
FROM pegawai;
? Fungsi MIN, untuk memperoleh nilai yang terkecil
Contoh:
SELECT MIN(gaji)
FROM pegawai;
? Fungsi SUM, untuk melakukan penjumlahan data
Contoh:
SELECT SUM(gaji)
FROM pegawai;
Mengupdate Data
Updating data dilakukan karena adanya data yang berubah nilainya.
Sintaks:
UPDATE nama_tabel
SET nama_kolom = [nilai baru]
WHERE [kondisi]
Contoh:
UPDATE tMahasiswa
SET kota = ‘Yogyakarta’
WHERE kota = ‘Yogya’;
Menghapus Data
Digunakan untuk menghapus data.
Sintaks:
DELETE FROM nama_tabel
WHERE [kondisi];
Contoh:
DELETE FROM tMahasiswa
WHERE nama = ‘Yovie’;
terimakasih atas postingannya ya……
yang dua atau tiga tabel ada?
mm… sintaks yang mana mas?
yuk belajar bareng-bareng.
ka’
apa sintak menampilkan satu baris data dari satu kolom?
thanks