Menyambung postinganku, “Dengan atau tanpa Kaka, City tetap bisa, aku mencoba membuktikan kebenaran teoriku. Bermodal Football Manager 2008 yang terpasang di mesin tuaku, aku mengambil peran sebagai manajer klub Manchester City. Untuk lebih menyerupai keadaan keuangan City sekarang, aku memakai FMModifier, real-time editor khusus FM untuk menambahkan 900 juta poundsterling ke rekening klub dan mengalokasikan 800 juta pounds sebagai dana transfer dan 8 juta pounds perminggu untuk gaji pemain.
Dengan dana sebesar ini aku mencoba menawar Kaka sebesar 100 juta pounds dan mengiming-iminginya gaji 195 ribu pounds per minggu ditambah contract fee 7,75 juta pounds, belum termasuk appearance fee dan goal bonus. Memang, AC Milan sudah mau melepas Kaka, namun sang pemain ternyata enggan hengkang ke City. Ini mungkin karena nilai popularitas City yang belum tinggi benar.
Tak putus asa, aku mencoba menawar pemain lain. Hasilnya tidak buruk. Berikut daftar pemain yang berhasil kutarik dari klub lain.
(Nama – Klub asal)
– Sergio Aguero (Atletico Madrid)
– Klaas-Jan Huntelaar (Ajax)
– Diego (Werder Bremen)
– Rafael van der Vaart (HSV)
– Javi Martinez (Athletic Bilbao)
– Ever Banega (Boca Juniors)
– Vincent Kompany (HSV)
– Christian Zapata (Udinese)
– Manuel Pasqual (Fiorentina)
– Marco Amelia (Livorno)
Daftar ini masih ditambah Sebastian Giovinco (Juventus) yang akan datang selepas masa pinjamannya berakhir di musim 2008/2009.
Memang, para pelatih, asisten, dan scout masih kurang baik. Namun seiring naiknya popularitas klub, aku yakin akan bisa mengontrak para staf level internasional. Dengan jumlah scout ku yang tinggal 2, aku menggunakan FM Genie untuk menentukan pemain mana yang layak kubeli.
Nah, dengan amunisi yang sekuat ini aku yakin bisa finish di papan atas klasemen yang tentu saja dengan formasi yang sesuai dengan karakter tim ini yang penuh gelandang sentral berbakat. Aku mengembangkan format dasar 4-3-1-2. Diego sebagai trequartista akan mendukung kinerja duet Aguero – Huntelaar dengan free-role nya. Van der Vaart dan gelandang berbakat Javi Martinez akan menjadi mata rantai penghubung antara Diego dengan Ever Banega yang kuplot sebagai gelandang jangkar. Wonderkid Micah Richards dan Manuel Pasqual kuplot sebagai defender kanan dan kiri untuk melengkapi duet Zapata – Kompany dalam strategi 4 defender flat.
Dan, di bawah mistar aku mengandalkan Marco Amelia yang kubeli demi mengingat euforia performa dahsyat yang pernah ia tunjukkan saat aku memainkan game lain.
Sejauh ini aku berhasil duduk di peringkat 2 klasemen sementara dari 6 pertandingan dan belum terkalahkan. Dua kali imbang dan sisanya menang.
Apakah City bisa tanpa Kaka? Tentu saja!
mau blogwalking aja… ini postingan ttg sepak bola…aku ndak suka sepak bola kecuali kipernya…kekekekeke…. ndak paham sepak bolaaaaa
oshh. no problemo 🙂