Tag: <span>Semarang</span>

Di zaman sekarang ini, kebutuhan akan gaun pengantin semakin banyak. Pernikahan a la modern atau internasional mulai digemari karena lebih ringkas dan lebih sederhana. Para calon pengantin tentunya menginginkan agar momen pernikahan mereka terasa sangat spesial, sehingga segala sesuatunya harus dibuat seindah mungkin, agar menciptakan unforgettable moment sepanjang hidup mereka. Karena ini adalah even 1 kali dalam hidup, maka jadikanlah momen ini sangat spesial.

Sponsor

Jeh, baru kali ini hidup di tengah-tengah air. Air kotor! Semarang banjir! Tlogosari banjir!!!

Hari Minggu jam 4 pagi aku dibangunkan ayahku agar bersiaga demi air yang siap menyergap rumah kami. Ketinggian air sudah mintip-mintip, sedikit di bawah tanggul kecil di pintu depan, sementara hujan deras terus saja turun. Setelah beberapa saat mulai muncul genangan air, tetapi bukan dari pintu melainkan dari bagian belakang rumah. Ternyata ada mata-mata air kecil yang keluar dari celah-celah tegel. Ayahku pun menginstruksikanku untuk mencari sumbernya dan menutupnya dengan malam (lilin permainan) warna-warni. Perburuan dimulai! Sambil jongkok dan nungging-nungging, berbekal senter dan malam, aku memburu sumber air. Setelah itu aku berusaha membuang air yang menggenang dengan serokan, mirip awak perahu yang membuang air dari perahu bocor agar tidak tenggelam.

Side Stories

Yak, akhirnya aku berhasil turing ke kota antah berantah bagiku, Pekalongan. Prestasi ini membanggakan bagiku karena baru pertama kali ini pergi ke kota yang belum pernah kukunjungi sendirian. Ke Jogja pertama kali ditemani mamaku (walau kemudian beliau kembali dan aku tinggal dengan anak-anak GBI sampai dicariin kos-kosan plus hibah perlengkapannya), ke Jayapura aku dijemput tim GI, ke Jakarta aku dijemput kakakku, tapi ke Pekalongan ini aku sendirian. Hehehe….

Side Stories

Tampaknya Semarang akan mengikuti jejak Jakarta dan Yogyakarta soal busway, dengan sistem BRT yang sedang dibangun. BRT, Bus Rapid Transit, sedianya akan menjadi transportasi massal yang cepat, aman, dan nyaman. Dan sama seperti busway di Jakarta dan Jogja, BRT hanya akan berhenti di koridor-koridor tertentu yang memang disediakan khusus untuknya. Tentu tidak ada sistem “ngetem” untuk BRT.

Brainstorming