Month: <span>January 2009</span>

Yak, akhirnya aku berhasil turing ke kota antah berantah bagiku, Pekalongan. Prestasi ini membanggakan bagiku karena baru pertama kali ini pergi ke kota yang belum pernah kukunjungi sendirian. Ke Jogja pertama kali ditemani mamaku (walau kemudian beliau kembali dan aku tinggal dengan anak-anak GBI sampai dicariin kos-kosan plus hibah perlengkapannya), ke Jayapura aku dijemput tim GI, ke Jakarta aku dijemput kakakku, tapi ke Pekalongan ini aku sendirian. Hehehe….

Side Stories

Pertanyaan ini dilontarkan padaku oleh seorang petugas yang membantuku membuat NPWP baru di KPP Gayamsari Semarang.
Ceritanya kan aku ini lagi nyoba bikin NPWP online, nah di form yang agak ribet itu ada kolom pekerjaan. Berhubung memang kenyataannya aku masih belum mulai kerja, kutulis dengan mantap: PENGANGGURAN. Jeh, agak malu juga seh, tapi ya mau ditulis apa lagi, wong itu kolom isian wajib.
Terus waktu berkas-berkas kubawa ke KPP Gayamsari, muncullah pertanyaan menjengahkan itu. Awalnya si mbak petugas menyodorkan kembali berkas yang telah kuserahkan sambil berkata,
“Mas, yang ini diisi”
“Yang mana Mbak?”
“Ini, pekerjaan”
“Anu Mbak, saya pengangguran”
“Lho, pengangguran ngapain bikin NPWP?”

Side Stories

Seperti biasa, aku mengunjungi situs detiksport seksi sepakbola, ternyata ada berita baru tentang “Jepang yang pengen gelar Piala Dunia lagi, trus aku baca yang bagian ini

Aturan baru FIFA menyebutkan, negara-negara tuan rumah Piala Dunia harus punya stadion berkapasitas minimum 80.000 orang untuk pertandingan pembukaan dan final. Saat ini stadion terbesar di Jepang adalah di Yokohama, yang menggelar final Piala Dunia 2002, kapasitasnya baru hampir 70 ribu.

Side Stories

Menyambung postinganku, “Dengan atau tanpa Kaka, City tetap bisa, aku mencoba membuktikan kebenaran teoriku. Bermodal Football Manager 2008 yang terpasang di mesin tuaku, aku mengambil peran sebagai manajer klub Manchester City. Untuk lebih menyerupai keadaan keuangan City sekarang, aku memakai FMModifier, real-time editor khusus FM untuk menambahkan 900 juta poundsterling ke rekening klub dan mengalokasikan 800 juta pounds sebagai dana transfer dan 8 juta pounds perminggu untuk gaji pemain.

Side Stories

Jam 22.30, aku cek e-mail ternyata ada pemberitahuan tentang magang bagi CPNS DJP. Informasinya dapat dilihat juga di sini, sedangkan lebih detail dapat dilihat di website registrasi online. Selamat bekerja…

Tak Berkategori

Onizuka Eikichi barangkali menjadi figur guru dambaan banyak orang. Guru yang revolusioner, tidak menghakimi, tidak mendikte, tidak mau menang sendiri, dan sangat pintar mengembangkan potensi anak didiknya. Onizuka mampu menjadi guru tanpa jarak dengan murid-muridnya. Ia pun mampu menjadi sahabat dan dapat diandalkan.

Brainstorming

Membaca artikel detiksport yang penuh komentar miring soal Manchester City yang berusaha menjadi klub besar, aku tergugah untuk membuat artikel pembelaan. Tak kurang Fernando Torres, David Beckham, dan Flavio Briatore (bos tim Renault di F1 dan bos Queen Park Rangers) mengutarakan ketidakpercayaan akan kekuatan uang Manchester City untuk membawa kesuksesan ke klub ini.

Brainstorming

Aku sering baca di banyak blog yang bilang kalau speedy tuh lelet banget. Bahkan di kaskus kalau nggak salah dulu pernah ada thread khusus yang mbahas leletnya speedy, sampai-sampai ada yang mlintir slogan speedy jadi “speed that you can TRASH”. Hehehe.
Juga Freska temanku sering bilang kalau speedy menang lelet di Jakarta. DI JAKARTA. Wew, siapa suruh tinggal di Jakarta, ya nggak?

Side Stories

Pertanyaan ini langsung menghujam pikiranku begitu mataku menangkap citra sebuntel sampah yang hanyut di sungai. Kebetulan aku sedang duduk menunggu pembeli di warung mi ayamku yang di pinggir sungai sambil sesekali meneguk teh hangat dan penglihatanku menerawang ke perairan.
Kenapa ya, orang suka buang sampah di sungai? Oke, barangkali ini salah satu alasan bagus. Orang malas datang ke TPS (tempat pembuangan sampah, bukan tempat pemungutan suara) yang letaknya biasanya jauh dari pemukiman mereka hanya untuk buang sampah. Lalu mereka mencari alternatif. Tanah mangkrak yang dulu biasa disasar para pembuang sampah kurangajar ini kebanyakan sekarang dipagari atau sekedar diberi tulisan “dilarang buang sampah di sini” yang kalau tetap nekat buang sampah di situ bakal diteriaki bak maling jemuran.

Brainstorming

Tampaknya Semarang akan mengikuti jejak Jakarta dan Yogyakarta soal busway, dengan sistem BRT yang sedang dibangun. BRT, Bus Rapid Transit, sedianya akan menjadi transportasi massal yang cepat, aman, dan nyaman. Dan sama seperti busway di Jakarta dan Jogja, BRT hanya akan berhenti di koridor-koridor tertentu yang memang disediakan khusus untuknya. Tentu tidak ada sistem “ngetem” untuk BRT.

Brainstorming