Beberapa minggu yang lalu, di sebuah rapat pra-pengembangan aplikasi, seorang peserta rapat mengajukan argumennya tentang platform apa yang sebaiknya dipakai. Dia mengajukan segala kekurangan yang terdapat pada aplikasi desktop, dan lebih menyarankan penggunaan web-based application untuk dipakai sebagai platform sistem informasi yang akan dibuat. Demi memenuhi norma kesopanan, aku tak menyanggah apapun, karena akan mengasyikkan bilamana nanti aku kecipratan pelatihan web programming 🙂
Tag: <span>akan</span>
Lama tidak mengunjungi situs Pandi, kali ini Pandi memberi kejutan lain. Di halaman depan situs register.pandi.or.id tertera pengumuman berikut.
Mulai 19 Oktober 2012, Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) tidak lagi menerima pendaftaran nama domain baru kecuali untuk go.id, mil.id, dan net.id. Perpanjangan masa berlaku nama domain yang sudah terdaftar masih dapat dilakukan di PANDI hingga 31 Desember 2012. Untuk mendaftarkan nama domain baru, silakan gunakan layanan mitra-mitra PANDI di bawah ini:
Nah, memilih registar dari pengalamanku, bukan perkara mudah. Pandi mempersilakan user memilih di antara 11 registrar resmi Pandi untuk memperluas pemasaran domain .ID.
Pada dasarnya, laptop memiliki form factor dan desain yang sangat berbeda dengan komputer desktop. Tentu kita bisa melihat dengan jelas dari sisi ukuran. Dengan ukuran yang compact, tentu saja laptop tidak memiliki ruang untuk sirkulasi udara yang leluasa seperti halnya pada desktop. Pun ruang yang sempit pada laptop menyebabkan kita tidak dapat menambahkan kipas untuk mengurangi panas berlebih yang dihasilkan oleh mesin.
Dengan demikian, beban kerja pembuangan panas hanya bertumpu pada kipas prosesor dan beberapa panel heatsink. Itulah sebabnya kita harus memberi perhatian lebih pada si kipas prosesor, terutama kita yang bekerja di lingkungan berdebu. Tentu saja debu akan menghambat putaran kipas yang lama-kelamaan akan merusak kipas.
What would you do if you knew you had less than one minute to live?
Jika Anda penggemar film sci-fi (science-fiction), maka film ini mungkin cocok untuk Anda. Dalam Source Code kita akan disajikan cerita seputar teori waktu paralel, dengan teknologi terbaru yang memungkinkan manusia mengeksplorasi masa lalu.
Life’s not worth living without family
Apa hal terpenting dalam hidup Anda, yang Anda kejar setiap hari?
Uang? Jabatan tinggi? Kehormatan?
Atau, Anda belum tahu apa yang Anda perjuangkan dalam hidup Anda sendiri? Sebuah film garapan Dreamworks di tahun 2012 ini, A Thousand Words, akan mengajak kita semua merefleksikan perilaku kita a la zaman modern ini.
Don’t ever let someone tell you that you can’t do something. Not even me.
You got a dream, you gotta protect it.
When people can’t do something themselves, they’re gonna tell you that you can’t do it.
You want something, go get it. Period.
Ketika aku lelah dalam usahaku mengejar kebahagiaan, aku kembali berkaca pada film ini. Ketika kegagalan dan kemiskinan menjadi pelecut semangat, aku harus bisa. AKU PASTI BISA!
Di dalam dunia ini tidak ada satu hal pun yang dapat didefinisikan dengan persis 1 dan persis 0. Kalau kita telaah kembali barang-barang kita yang disebut digital, di antaranya harddisk, floppy disk, CD/DVD, semuanya merupakan barang-barang analog.
Harddisk misalnya, media penyimpanan ini menggunakan teknologi yang menyimpan magnetik ke dalam pelat khusus. Dalam keadaan sebenarnya, apabila dilihat menggunakan alat khusus, kita tidak akan melihat kode-kode biner di dalam pelat harddisk, melainkan sebuah pola magnetik yang tampak seperti gambar di bawah ini. (sumber)