Pada dasarnya, laptop memiliki form factor dan desain yang sangat berbeda dengan komputer desktop. Tentu kita bisa melihat dengan jelas dari sisi ukuran. Dengan ukuran yang compact, tentu saja laptop tidak memiliki ruang untuk sirkulasi udara yang leluasa seperti halnya pada desktop. Pun ruang yang sempit pada laptop menyebabkan kita tidak dapat menambahkan kipas untuk mengurangi panas berlebih yang dihasilkan oleh mesin.
Dengan demikian, beban kerja pembuangan panas hanya bertumpu pada kipas prosesor dan beberapa panel heatsink. Itulah sebabnya kita harus memberi perhatian lebih pada si kipas prosesor, terutama kita yang bekerja di lingkungan berdebu. Tentu saja debu akan menghambat putaran kipas yang lama-kelamaan akan merusak kipas.