Kalau kita berbicara tentang forensik komputer, mungkin kita ingat pada beberapa tokoh seperti Roy Suryo maupun Ruby Alamsyah yang sering mengangkat topik seputar aplikasi forensik komputer dalam kasus-kasus nyata. Terlepas dari kontroversi yang mengikuti cerita-cerita tersebut, forensik komputer di Indonesia mulai berkembang. Tentang definisi forensik komputer, tentu saja kita bisa mencarinya dengan mudah melalui internet, tetapi intinya mudah saja, yaitu metode pencarian dan penyajian data elektronik yang terotentifikasi agar dapat digunakan sebagai bukti di pengadilan.
Category: <span>Computer!</span>
Hari ini aku belajar beberapa hal. Salah satunya adalah ide tentang mengkompres file executable karena file exe aplikasiku kini telah mencapai hampir 10MB. Di zaman modern ini ukuran 10MB mungkin tidak banyak artinya, tetapi lain halnya apabila aku harus mentransport file tersebut ke komputer klien setiap kali ada update. Nah, idenya tentu saja mengkompres file tersebut agar ukurannya tidak terlalu besar. Salah satu opsinya adalah menggunakan UPX.
Dalam proses pembuatan aplikasi, terkadang user menginginkan agar keamanan aplikasinya benar-benar diperhatikan, termasuk auto log off apabila tidak digunakan dalam selang waktu tertentu. Nah, pada Delphi, hal ini mudah dilakukan. Pada intinya, kita harus mengecek idle time aplikasi tersebut, kemudian apabila telah melewati jangka waktu yang telah ditentukan, aplikasi akan menutup seluruh form yang terbuka, termasuk juga mematikan koneksi database.
Pagi ini ada sebuah email menarik, tentang penawaran software forensik FTK dengan harga khusus. Nah, mari kita lihat gambarnya.
Keamanan database merupakan sesuatu yang sangat penting diperhitungkan dalam membangun sebuah sistem informasi. Tanpa keamanan yang memadai, user akan dengan mudah masuk ke backend dari sistem tersebut, yakni mengakses langsung ke database dan ada potensi pengubahan data maupun struktur sehingga sistem menjadi tidak valid.
Steganografi merupakan sebuah metode penyembunyian pesan rahasia sedemikian rupa sehingga orang-orang awam tidak sadar bahwa dalam sebuah media terdapat pesan rahasia tersebut.
Konsep atau penggunaan steganografi sendiri sudah ada sejak zaman pertengahan, di mana orang-orang menyembunyikan pesan-pesan perang ke dalam sebuah tablet kulit kayu yang dilapisi ter atau wax.
Steganografi kemudian dikembangkan, seiring kemajuan teknologi, ke dalam media digital.
Di dalam dunia ini tidak ada satu hal pun yang dapat didefinisikan dengan persis 1 dan persis 0. Kalau kita telaah kembali barang-barang kita yang disebut digital, di antaranya harddisk, floppy disk, CD/DVD, semuanya merupakan barang-barang analog.
Harddisk misalnya, media penyimpanan ini menggunakan teknologi yang menyimpan magnetik ke dalam pelat khusus. Dalam keadaan sebenarnya, apabila dilihat menggunakan alat khusus, kita tidak akan melihat kode-kode biner di dalam pelat harddisk, melainkan sebuah pola magnetik yang tampak seperti gambar di bawah ini. (sumber)
Kita tahu bahwa referential integrity merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga integritas data, terutama dalam sistem relational database management system (RDBMS) di mana tabel-tabel terhubung satu sama lain dalam hubungan (relasi) tertentu. Akan tetapi ada kalanya kita perlu membuat pengecualian karena desain yang kita buat menuntut hal itu. Oracle mensupport penundaan evaluasi constraint dengan fasilitas DEFERRED.
Seorang manajer menghapus (shift+del) folder miliknya dalam file server sesaat sebelum ia dipindahtugaskan ke kantor cabang lain. Celakanya, di dalam folder yang diklaim berisi data-data pribadinya, ternyata juga berisi berkas-berkas yang terkait dengan pekerjaan yang krusial. Kejadian ini baru diketahui oleh teman-teman kantor dan bawahan-bawahannya seminggu kemudian, dan setelah dikonfirmasi kepada si manajer, ia tidak menyimpan kopian folder tersebut.
Seseorang bertanya, “Bisa diforensik?”