Bisa Diforensik?

Seorang manajer menghapus (shift+del) folder miliknya dalam file server sesaat sebelum ia dipindahtugaskan ke kantor cabang lain. Celakanya, di dalam folder yang diklaim berisi data-data pribadinya, ternyata juga berisi berkas-berkas yang terkait dengan pekerjaan yang krusial. Kejadian ini baru diketahui oleh teman-teman kantor dan bawahan-bawahannya seminggu kemudian, dan setelah dikonfirmasi kepada si manajer, ia tidak menyimpan kopian folder tersebut.
Seseorang bertanya, “Bisa diforensik?”

Saya akan menjawab : Bisa. Dalam pengertian forensik yang sebenarnya, kegiatan forensik adalah kegiatan mengumpulkan bukti-bukti dari perbuatan tertentu, misalnya dugaan fraud, child pornography, atau perbuatan-perbuatan lain yang diduga melanggar hukum. Nah, terkadang forensor (orang yang memiliki keahlian khusus di bidang forensik) tidak menemukan benda-benda yang secara langsung menunjuk pada dugaan pelanggaran hukum, tetapi jejak perbuatan maupun jejak elektronik bisa ditemukan dari komputer suspect.

Kembali ke kasus di atas, apabila yang dimaksud dengan istilah “forensik” adalah mengembalikan data ke keadaan sebelum terhapus, maka jawabannya adalah : belum tentu. Pertanyaan yang tepat untuk kasus di atas adalah : Bisa direcovery?
Data recovery merupakan cabang ilmu komputer yang berbeda dengan computer forensics. Data recovery berusaha mengembalikan / merestorasi data utama, yang terkadang mengabaikan detail system log. Tujuan yang dicapai pun sudah jelas berbeda. Dalam kasus di atas dijelaskan bahwa penghapusan data sudah 1 minggu yang lalu, oleh karena itu data recovery tidak menjamin keberhasilan 100%, sebab bisa jadi lokasi data yang semula dipakai untuk menyimpan file yang terhapus tersebut sudah tertimpa oleh file baru. Dan memang, menggunakan aplikasi seperti FTK Imager kita bisa menemukan file-file yang terhapus dalam segmen orphan data (karena metadata atau directory structure file tersebut sudah rusak), tetapi sayang sekali, file-file tersebut sudah tidak dapat terbaca lagi.

data recovery

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silakan selesaikan soal berikut * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.