Category: <span>Windows OS</span>

Sekedar catatan kecil, siang ini koneksiku terganggu. Penyebabnya, muncul not responding yang berhubungan dengan sshnas21.dll. Setelah error message muncul, koneksi jadi tak jalan dengan error message: the rpc server is…

Virus Windows OS

Sekedar catatan, karena perintah ini penting buatku dan sayangnya aku sering lupa 😀 Netstat, seperti tertulis pada help topic, berguna untuk menampilkan statistik protokol dan koneksi jaringan yang menggunakan TCP/IP.…

Catatan Network Windows OS

Windows OS

Kemarin aku baru tahu kalau active partition tidak melulu berisi master boot record (MBR). Jadi pengertianku yang sekarang, status active sebuah partisi adalah seperti flag. Flag active menandakan partisi itu…

Windows OS

Sedikit berbagi. Komputer yang terhubung dalam jaringan tak jarang saling bertukar berkas. Nah, sedikit tips ketika komputer kita tidak bisa diakses dari komputer lain walaupun setting file sharing sudah benar…

Windows OS

Reparasi Windows OS

Jika Anda merasa komputer Anda kinerjanya melambat terutama ketika mengkopi file masuk dan keluar komputer, barangkali Anda perlu mempertimbangkan untuk melakukan pengecekan pada transfer mode Disk Anda. Seperti yang belakangan ini kulakukan pada Toshiba 15′ ini. Sewaktu pertama kali mengeksplorasi komputer ini, kinerjanya terasa lambat sekali, bahkan setelah sistemnya dibersihkan dari virus dan malware yang sempat melekat pada winlogon dan svchost.

Nah, transfer mode primary IDE (hard disk utama) ini tentu saja sangat mempengaruhi kinerja komputer, karena selain menyimpan data, hard disk sistem juga berfungsi sebagai memori (page file) tambahan jika RAM tidak mencukupi.
Cara mengecek transfer mode ini adalah melalui device manager (control panel -> system -> hardware -> device manager -> IDE ATA/ATAPI controllers -> primary IDE Channel). Pada tab Advanced Settings, jika transfer mode-nya PIO akan tampak seperti di bawah ini.
pio

Windows OS

Sore ini aku mendapatkan satu mesin portabel Toshiba 15inci yang katanya rusak, walau tak disebutkan seperti apa kerusakannya. Namun kesan pertama setelah melihat kondisi barangnya yang mulus, sepertinya hanya masalah virus.

Namun tanda-tanda keberadaan virus ternyata tak dapat dibuktikan dengan jelas, karena task manager masih bisa diakses, folder option juga tidak terblok. Hanya saja ada 2 proses yang memenuhi resource prosesor sehingga membuat respon mesin ini sangat lambat. Kedua proses itu adalah svchost milik DCOM service process launcher dan Winlogon.
Aku langsung berinisiatif untuk menjalankan combofix (http://bleepingcomputer.com) yang telah beberapa kali menyelamatkan karir service centerku :p

Windows OS

Ini salah satu potongan cerita di kala aku buka praktek servis center di kantor. Satu ekor CPU yang belum genap sebulan kureparasi rusak lagi kena penyakit. Virus, biasa. Sewaktu kepala seksi si pemilik CPU nanyain, “kok bisa kena virus lagi, bukannya kemarin udah dipasangi antivirus? bla bla bla…”
“Kemarin antivirusnya di-uninstal Pak, katanya ada aplikasi yang keblok” jawabku, dan seketika pak Kasi manggut-manggut. Reputasiku tetap terjaga, oye!

Usaha satu-dua-tiga yang tak membuahkan hasil memaksaku untuk memanfaatkan fasilitas system restore canggih bawaan Lenovo yang akhir-akhir ini jadi favoritku. Tak tanggung-tanggung, sistemnya kukembalikan ke keadaan 2 tahun lalu! Wakakaka….

Windows OS

Kali ini aku berkesempatan menangani sebuah mesin Toshiba Satellite U205-S5057.
Permasalahannya, mesin ini tak mau mengakses perangkat dari USB kecuali merek-merek tertentu.

windows couldn’t find driver software for your device

Windows OS