Svchost, Winlogon, dan Aktivasi Windows

Sore ini aku mendapatkan satu mesin portabel Toshiba 15inci yang katanya rusak, walau tak disebutkan seperti apa kerusakannya. Namun kesan pertama setelah melihat kondisi barangnya yang mulus, sepertinya hanya masalah virus.

Namun tanda-tanda keberadaan virus ternyata tak dapat dibuktikan dengan jelas, karena task manager masih bisa diakses, folder option juga tidak terblok. Hanya saja ada 2 proses yang memenuhi resource prosesor sehingga membuat respon mesin ini sangat lambat. Kedua proses itu adalah svchost milik DCOM service process launcher dan Winlogon.
Aku langsung berinisiatif untuk menjalankan combofix (http://bleepingcomputer.com) yang telah beberapa kali menyelamatkan karir service centerku :p

Combofix menjalankan tugasnya, namun sedikit kaget karena tiba-tiba komputer restart sendiri, tidak seperti perilaku combofix biasanya. Setelah restart pun sistem tidak berjalan dengan lancar. Ternyata masuk ke save mode bisa menjadi jalan alternatif untuk melanjutkan proses combofix yang akhirnya selesai juga.

Beruntung bagiku, karena combofix menghasilkan log perubahan-perubahan apa saja yang ia lakukan dan tak lupa pula ia membackup semua file yang dihapus dan direplace. Fasilitas inilah yang menyelamatkanku ketika muncul peringatan

this copy of windows must be activated with microsoft before you can log on

Karena Windows XP Home Edition di mesin ini original dan tampaknya harus diaktivasi lagi. Namun sayang, proses aktivasi yang melalui internet maupun telepon tidak berjalan dengan lancar.
Kembali masuk ke save mode (yang ternyata masih bisa dipakai), aku tentu menunjuk combofix sebagai biang penyebab keluarnya peringatan di atas. Dari log kuketahui combofix mereplace winlogon.exe dengan winlogon.bat. Secara spekulasi aku mengembalikan file backup dan merename-nya menjadi winlogon.exe. Ternyata usahaku berbuah hasil, halaman login bisa ditembus dengan lancar.

Kemudian, terbiasa dengan prosedur standar keamanan yang kuterapkan di kantor, aku pun memasang Kaspersky Antivirus. Namun celaka, karena mesin ini tak mampu menjalankan Kaspersky, dan membuat sistem tidak merespon perintah user sama sekali. Akhirnya aku mengembalikan keadaan sistem seperti sebelum menginstal Kaspersky dengan fasilitas System Restore, dan sepertinya aku harus puas dengan Eset NOD32 Antivirus.

4 Comments

  1. Disk’s Transfer Mode | Dim's Blog said:

    […] untuk melakukan pengecekan pada transfer mode Disk Anda. Seperti yang belakangan ini kulakukan pada Toshiba 15′ ini. Sewaktu pertama kali mengeksplorasi komputer ini, kinerjanya terasa lambat sekali, bahkan setelah […]

    6 September 2009
    Reply
  2. Andre said:

    numpang bro

    16 September 2009
    Reply
  3. vian said:

    nah kl mo beli laptop murah silahkan liat2 di webstore wa yah 😀

    16 September 2009
    Reply
  4. […] untuk melakukan pengecekan pada transfer mode Disk Anda. Seperti yang belakangan ini kulakukan pada Toshiba 15′ ini. Sewaktu pertama kali mengeksplorasi komputer ini, kinerjanya terasa lambat sekali, bahkan setelah […]

    17 July 2014
    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silakan selesaikan soal berikut * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.