
Aku baru saja kena mutasi ke bagian lain, masih dalam satu direktorat, dan tentunya peralatan kerja yang lama tidak dibawa karena secara administratif tidak dibenarkan memindahkan aset ke bagian lain. Aku sengaja tidak mengajukan permintaan PC ke tata usaha karena atasan baruku bilang workstation sudah ada.
Dan memang, sebuah HP Pavilion a6438d berpindah ke meja kerjaku.
PC ini dilengkapi dengan prosesor Core2Quad (sebuah prosesor dengan 4 inti), 2GB RAM, kartu grafis NVIDIA 8500GT, 160GB + 320 GB harddisk, wireless mouse + keyboard, bluetooth, TVTuner (wow!), dan wireless card. Permasalahannya adalah, PC ini dibundel dengan Windows Vista Home Premium, dan ternyata telah dioprek, diganti dengan Windows XP 64 bit yang tidak kompatibel dengan prosesornya. Jadilah kinerja mesin sangat tidak efisien.
Sangat menjengkelkan karena konfigurasi PC ini khusus dijual di Indonesia. Apa maksudnya? Di Indonesia tidak ada hukum yang mewajibkan sebuah PC branded menyediakan driver yang kompatibel dengan semua OS. Jadi bagi orang awam tidak ada pilihan selain menggunakan OS bawaan karena driver OS lain tidak tersedia.
Niat awalku adalah mengembalikan keadaan semula dengan recovery CD. Tetapi sebuah ide tercetus ketika aku membongkar casing CPU. Dengan peripheral yang nempel di motherboard, sangat mungkin driver motherboard ini kompatibel dengan XP 32 bit. Aku memang sering membaca saran-saran untuk mencari driver ke vendor masing-masing peripheral, tetapi aku lupa bahwa sebagian besar peripheral nempel di motherboard, dan biasanya driver motherboard itu sepaket lengkap. Wew ^_^.
Dengan pencarian yang tidak sebentar, aku mendapat beberapa link download.
Motherboardnya Foxconn MCP73M01H1 dengan chipset NVIDIA GeForce 7100 / NVIDIA nForce 630i, satu set driver bisa didapatkan di sini.
Masih ada driver UAA dan Realtek untuk audio device, bluetooth, dan wireless card driver yang belum ketemu.
Tambahan:
microsoft universal audio architecture uaa bus driver for high definition audio
Be First to Comment