SEVEN POUNDS

Misterius dan penuh tanda tanya. Itulah kesanku terhadap film ini. Menggunakan alur mundur, sang sutradara hendak menceritakan keadaan saat ini, tentang apa yang sedang dilakukan oleh protagonis kita sekarang sebelum mengetahui latar belakangnya.
Ben Thomas, itulah nama tokoh utama kali ini. Diperankan oleh Will Smith, Ben adalah sosok misterius yang melakukan apa saja demi menolong orang lain.
Penonton diajak untuk terus berpetualang tanpa mengetahui asal usul Ben atau segala hal yang mendasari tindakannya. Yang disuguhkan kepada penonton adalah Ben rela menghibahkan rumah mewah nan indah miliknya kepada keluarga imigran yang perlu pertolongan. Ia pun tak segan-segan mendonorkan sebagian hatinya kepada seorang wanita tua. Ia pun diam-diam memperhatikan seorang pianis buta dan merawat gadis sekarat.

Film ini kemudian mengajak kita lebih jauh mengenal Ben dan masa lalunya dengan potongan-potongan mimpi buruk yang ia alami. Permasalahan makin jelas ketika sang gadis sekarat yang ia rawat tak lagi punya banyak waktu karena jantung yang lemah; dengan keadaan itu ia menunggu donor dengan tipe darah yang langka dengan kemungkinan 3 – 5 %.
Klimaks terjadi, saat cerita kembali ke sebuah kecelakaan di masa lalu yang merenggut nyawa istri Ben dan 6 orang lainnya. Sejak itu ia tak berhenti menyalahkan dirinya sendiri karena menganggap kelalaiannya telah membunuh 7 orang. Sejak itu pula ia bertekad untuk memberikan nyawanya bagi orang lain.
Sekarang, gadis sekarat yang mulai ia cintai sangat membutuhkan donor jantung. Ia pun tanpa ragu membunuh dirinya sendiri setelah sebelumnya mempersiapkan segala yang dibutuhkan untuk pendonoran organ. Selain memberikan jantung pada Emile, sang gadis, ia juga mendonorkan matanya pada pianis buta.

Sebuah film yang amat menyentuh, di mana kita diingatkan lagi tentang nilai-nilai kemanusiaan yang hakiki, yang sekarang makin tergerus oleh egoisme dan pertentangan.

One Comment

  1. milham said:

    saya juga uda nonton…
    saat itu malam pergantian tahun…
    Dan ini menjadi refleksi bagi diri saya.
    Film yang menyentuh

    Saya kagum berulang kali will smith mampu menangisi dunia ini 🙁

    13 January 2009
    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silakan selesaikan soal berikut * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.