Polisi, Gelap Ah

Tadi malam waktu aku ngantar pacar jemput sepupunya, di jalan ada cegatan (sweeping polisi). Nah karena sudah malam dan aku malas berhenti, aku secara refleks coba menerapkan trik-trik menghindari operasi polisi yang pernah kuposting, tapi karena aku telat menyadari adanya sweeping, usahaku gagal total (tak kusangka ada sweeping malam hari di depan pom bensin yang lampunya sengaja dimatikan). Sebenarnya aku bawa surat-surat lengkap, tapi aku malas berhenti. Akhirnya karena aku disemprit polisi dan karena aku warga negara yang baik (dan lebih karena PACARKU NYURUH AKU BERHENTI), makanya aku berhenti.

Masih di tempat gelap, seorang polisi tanggung menghampiriku dan seperti biasa memintaku menunjukkan surat-surat DI TEMPAT GELAP. Aku tak tahu apa yang polisi itu pikirkan dengan mencoba membantuku mencari kartu-kartuku dengan menggunakan tongkatnya yang menyala merah remang-remang, yang tentu saja tak membantu. Memang sebenarnya bisa kutemukan dengan mudah, namun sengaja kuperlambat CAUSE YOU PISSED ME OFF! Dengan gaya sok sopan beliau ini memeriksa dengan saksama (tak tahu apakah dia benar-benar bisa melihat dalam keremangan) yang sebenarnya aku sendiri tak bisa melihat huruf-hurufnya secara jelas, hanya dari teksturnya aku tahu kalau itu STNK dan SIM.
Tentu saja dengan kelengkapan itu dia melepaskanku. Nah, karena ia telah merusak mood ku, aku tak akan membiarkannya pergi begitu saja. Aku pun memulai percakapan.

“Pak, operasi ini ada ijinnya gak sih?”
“Wah ya ada, ini kan sudah jadi tugas-tugasnya”
“Masak sih Pak”
“Oya, Anda dari mana?”
“Ah saya cuma pengen tanya aja”
“Anda dari mana, ayo kalau mau ketemu atasan saya”

Wah gawat, pikirku, karena saat itu aku nggak sendirian (tuh pacarku diem aja di boncengan). Kalau sendirian pasti aku ikut deh Pak Polisi. Lagian aku nggak yakin akan diperlakukan dengan baik, jauh dari slogan mereka “Melayani masyarakat”. Jatuhnya aku cuma dibentak-bentak aja. Lagian si polisi juga udah setengah kalap dengan keberanianku menanyainya. Jauh dari citra pelayan masyarakat. Jauuuuhhhh sekali.
Akhirnya aku menghentikan dialog dan membiarkannya berlalu.

Ah Pak Polisi, ada-ada saja kau ini. Mentang-mentang tanggal tua terus sweeping di kegelapan malam….

4 Comments

  1. monorawx said:

    polantas emang banyak bikin masalah…
    klo razia pasti akhir bulan pas miskin, untung surat2 masi lengkap…

    24 January 2009
    Reply
    • admin said:

      Yak tul!!! 😀
      reformasi tak pernah menyentuh lembaga ini….

      25 January 2009
      Reply
  2. gusde said:

    ya… klo kita bicara yang namanya polisi pasti nyebelin apalagi yang pernah ditilang…. termasuk aku yg udah 3x dijogja ketilang… buset dah…
    1. Ketilang gara2 bonceng temen ga pake helm, n aku pun lupa temenku ga pake helm gara2 rambutnya gimbal kayak helm… wekekke
    2. ditilang pas ada razia gabungan, gara2 ga bawa STNK, slnya STNK dikirim ke kampung halaman buat diperpanjang, aku mikir dari pada cari surat jalan 30 rbu mending ditilang 20 rbu… wekekeke
    3. ditilang gr2 Plat tidak standar…wah klo yg ini memang alasan oknum polisi yang cari duit ni… wkt itu aku keluarkan tng buat melawan dan polisinya cuma blg “Polisi juga manusia mas”, aku jawab “mahasiswa juga manusia mas”, aku ga terima knp hanya aku yg ditilang padahal menurut aturan plat yg tidak standar adalah tidak ada cap plisinya… sampai akau tawari aku bantu ya pak buat nilang…kan banyak ni yg lewat ga pake plat standar…siapa tau nambah penghasilan bapak….

    Tapi tidak semua polisi begitu…. kita patut ancungkan jempol yang sudah benar2 melayanai dan memberikan rasa aman pada kita, klo yang polisi cma nyari duit mah itu dulunya SMA dia preman sekolah…wekekeke….

    26 January 2009
    Reply
    • admin said:

      ehehehe. begitulah.
      sekarang masalahnya, siapa berani ngelawan polisi? mahasiswa? tembak dor habis perkara, masuk meja hijau pun gak bakal kelar sampai dunia berhenti berputar…

      26 January 2009
      Reply

Leave a Reply to admin Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silakan selesaikan soal berikut * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.