Daddy Long Legs

Satu lagi kisah cinta mengharukan dari Korea. Tentang mempercayai takdir cinta, bahwa suatu saat kita akan bertemu cinta.
Cha Young-mi, gadis cantik yang berasal dari keluarga yang penuh kehangatan cinta, akhirnya harus berpetualang sendirian dengan kematian orangtuanya. Ia pun bersekolah dan kuliah. Di saat itu ia mulai ditolong oleh invisible man, seseorang yang tak dikenalnya, bahkan membantunya membayar uang kuliah selama 4 tahun.
Hadiah-hadiah sering ia terima dari orang tak dikenal ini, yang akhirnya ia beri sebutan “daddy long legs”. Ia pun tak pernah berhenti berharap bahwa suatu saat akan bertemu dengannya.

Young-mi mendapat pekerjaan di sebuah stasiun televisi nasional sebagai penulis sebuah acara. Awal-awal yang sulit oleh rekan-rekan kerjanya disikapi dengan kerja keras oleh Young-mi. Sampai suatu saat ketika ia pindah ke sebuah rumah, secara tak sengaja ia menemukan e-mail yang dikirim seseorang pada dirinya sendiri untuk setahun kemudian. Young-mi pun menggunakan e-mail ini sebagai inspirasi skrip-skripnya. Ia pun tak berhenti berharap untuk bertemu sang “daddy long legs”.

Sementara itu, perlahan Young-mi jatuh cinta pada Kim Jun-ho, seorang librarian di kantornya.
Kini Young-mi terlibat 2 kisah cinta; kisah cinta dirinya sendiri dan kisah cinta orang dalam e-mail. Pengirim e-mail ini mencurahkan seluruh cerita cintanya dalam e-mail, termasuk penyakitnya yang akan membuatnya hilang ingatan, untuk itulah ia membuat catatan tentang orang yang dicintainya melalui email, post-paper, dan gambar. Secara detail ia menuliskan kejadian tentang cintanya ini, bahwa melihatnya dari jauh pun ia sudah sangat bersyukur, dan selama 10 tahun ia tak berani mengungkapkan cintanya hingga penyakit harus membuatnya hilang ingatan.

Semula Young-mi mengira bahwa pengirim e-mail adalah wanita, yang jatuh cinta pada seorang pria. Namun satu demi satu kepingan kejadian membuat Young-mi akhirnya mengerti, bahwa e-mail itu adalah cerita cinta Jun-ho pada dirinya…

2 Comments

  1. The Power Of The Story | Dim's Blog said:

    […] Postingan kali ini masih berkaitan dengan postinganku sebelumnya, yaitu resensi tentang film Korea, Daddy Long Legs. Aku menonton film ini tadi siang sekitar jam 1; sekarang sudah jam 10 malam, tetapi aku masih […]

    18 January 2009
    Reply
  2. […] kali ini masih berkaitan dengan postinganku sebelumnya, yaitu resensi tentang film Korea, Daddy Long Legs. Aku menonton film ini tadi siang sekitar jam 1; sekarang sudah jam 10 malam, tetapi aku masih […]

    18 July 2014
    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silakan selesaikan soal berikut * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.