Model Data, Skema, dan Instan
Karakteristik utama pendekatan basis data adalah adanya beberapa tingkatan dalam abstraksi data dengan menyembunyikan spesifikasi detail penyimpanan data. Hal ini dilakukan karena kebanyakan pemakai tidak berkepentingan dengan detail penyimpanan data. Pemodelan data merupakan sarana untuk melakukan proses abstraksi data. Model data merupakan sejumlah konsep yang digunakan untuk membuat deskripsi struktur basis data.
Dengan deskripsi struktur basis data dapat ditentukan jenis data, hubungan (relationship), dan konstrain data yang harus ditangani. Kebanyakan model data juga membuat spesifikasi untuk operasi dasar (basic operation) dalam pengaksesan dan pembaharuan data pada basis data. Pada perkembangan terakhir dikenal juga istilah tabiat data (data behaviour) pada pemrograman pendekatan orientasi obyek (object oriented). Pada tabiat data didefinisikan operasi yang dapat dilakukan pada data. Selain itu didefinisikan pula operas secara umum untuk melakukan penambahan data, penghapusan, pengambilan terhadap obyek.
Category: <span>Programming</span>
Pembicaraan basis data tidak dapat dipisahkan dengan teknologi komputer, karena teknologi basis data dan komputer berkembang beriringan. Perkembangan teknologi pengelolaan basis data mempunyai pengaruh besar terhadap perkembangan penggunaan komputer. Sebagai contoh, pemakaian teknologi basis data dalam pengelolaan data yang berjumlah besar untuk keperluan bisnis, keteknikan, pendidikan, kesehatan, hukum, perpustakaan, dan sebagainya, akan sangat efisien bila komputer digunakan. Namun demikian, sebelum melangkah pada pembicaraan lebih lanjut, terlebih dahulu perlu dijelaskan apa yang dimaksud dengan istilah basis data.
Pada FORTRAN, Subprogram ada 2 macam:
1. Subprogram FUNCTION
Bentuk umum:
FUNCTION nf(arg1, arg2, …, argm)
Penjelasan:
? nf = nama subprogram FUNCTION, yang sekaligus menjadi nama variabel outputnya, apabila namanya real, maka sifat functionnya real dan bila nama FUNCTION-nya integer, maka sifat functionnya integer.
? arg1, arg2,…, argm = argumen-argumen yang dikirim dari program pemanggil ke subprogram FUNCTION. Argumen boleh berupa variabel maupun konstanta, boleh real maupun integer.
Bahasa pemrograman FORTRAN termasuk bahasa pemrograman yang sangat tua. Untuk penanganan error, FORTRAN sangat bergantung pada kemampuan hardware dan fitur hardware untuk mengecek terjadinya error.
Pada operasi read di mana error dapat dideteksi oleh hardware input, pemrogram FORTRAN dapat mengantisipasinya dengan membuat kode yang akan dieksekusi ketika error terjadi. Contoh statement nya sebagai berikut: