2 November 2010, tepat setahun yang lalu aku menginjakkan kakiku untuk pertama kali di Jakarta dengan maksud menetap berhubung telah keluarnya surat mutasi dari Pekalongan.
Rupanya sudah setahun di Jakarta aku belum mengenal wajah kota ini dan seluk-beluknya dengan baik, seperti kata teman baikku, duniaku hanya kantor – kos – warteg, dan gereja tiap weekend. Pun aku masih saja mengeluhkan macet dan banjirnya kota ini. Di lingkungan kantor juga belum settle benar, karena masih menyesuaikan diri akibat cultural shock yang begitu besar.
Walaupun begitu, aku bersyukur kepada Tuhan sebab Ia baik. Semoga di kota ini aku semakin ditempa menjadi extraordinary man. Hope so 🙂
Be First to Comment