Baru saja aku mendapat informasi dari seorang teman lama, di Kabupaten Puncak Jaya sedang terjadi kericuhan yang melibatkan OPM dan tentara. Menurutnya, hari ini ada penyerangan ke pos aparat di Tingginambut. Senjata milik aparat pun dirampas dan ada korban luka yang sedang kritis. Juga tadi siang ada penembakan terhadap anggota OPM, kemungkinan oleh serangan balasan oleh anggota TNI. Insiden ini terjadi di Gurage.
Perlu diketahui bahwa tahun lalu pun terjadi insiden yang hampir sama, di mana terjadi penyerangan oleh OPM terhadap para pekerja sebuah perusahaan. Beberapa pekerja dan tentara yang mengawal para pekerja pun tewas dalam insiden ini. Aku tahu insiden tahun lalu karena waktu itu aku sedang bertugas di sana sebagai konsultan keuangan di kantor kabupaten.
Kabupaten Puncak Jaya adalah salah satu kabupaten yang keamanannya sangat rawan oleh karena teror kelompok OPM. Suasana makin mencekam terutama sekitar awal bulan Desember yang merupakan hari lahirnya OPM (Organisasi Papua Merdeka). Kabupaten yang beribu kota di Mulia ini memiliki ketinggian lebih dari 2000 meter dpl yang menyebabkan daerah ini sering tertutup kabut. Suhunya pun sangat dingin, terutama malam hari yang hanya beberapa derajat Celcius dari titik beku. Bahkan di waktu-waktu tertentu sampai minus beberapa derajat Celcius.
Ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintah rupanya menjadi dorongan kuat bagi kelompok-kelompok separatis yang sering menempuh jalan kekerasan. Pembangunan yang tidak merata dan merasa dianaktirikan inilah yang membuat mereka terus berjuang hingga saat ini.
Be First to Comment