Bagi saya, Wreck-It Ralph bukan sekedar film animasi anak-anak. Film ini membawa pesan-pesan yang teramat dalam, yang bahkan bisa memberi pelajaran bagi orang-orang dewasa. Saya menyaksikan film ini mungkin lebih dari 3 kali. Dalam film ini ditampilkan karakter yang berbeda-beda dan saling terhubung satu sama lain. Ralph misalnya, karakter game satu ini diciptakan untuk menghancurkan apartemen dalam game Wreck-It Ralph, dan akibat dari tugasnya itulah, dia dibenci semua orang walaupun dia sebenarnya berhati baik.

Meski dalam film ini Ralph adalah karakter utama, namun kita dapat pula mendapat pelajaran dari Vanellope, karakter dari permainan Sugar Rush. Apa yang istimewa dari karakter ini adalah bahwa ia dikatakan memiliki cacat produk berupa “flicker” atau kedipan yang membuat dia dikucilkan. Meski dikucilkan, Vanellope tidak melupakan keinginannya untuk membalap.
Perubahan hidupnya dimulai ketika ia bertemu dengan Ralph yang kesasar karena escape pod yang tidak sengaja ia naiki dari permainan Hero’s Duty. Petualangan dimulai dan akhirnya diketahui bahwa sebenarnya Vanellope adalah tokoh utama dalam game Sugar Rush itu, dan bahwa game itu telah dimanipulasi oleh Turbo, karakter game arcade yang berubah menjadi virus.
Saya memandang bahwa setiap orang dapat menjadi tokoh utama dalam kehidupan ini. Ketika keadaan saat ini terlihat tidak menguntungkan, kita harus paham bahwa kita diciptakan untuk menjadi lebih daripada saat ini. Kita dapat menjadi pemenang-pemenang karena gen itu sudah tertanam dalam diri kita. Kita dapat mulai membuat perbedaan dengan mulai bertindak sebagaimana pemenang. Kerja keras, kerja cerdas, dan terus memandang pada tujuan.
Be First to Comment