Antiklimaks Si Ksatria Kegelapan

Pahlawan adalah orang yang mengorbankan dirinya sendiri untuk kepentingan orang banyak. Demikian terjadi pula pada The Dark Knight, sebutan Batman, pada trilogi film yang diusung oleh Christopher Nolan yang kesohor itu. Christian Bale tetap setia berada di balik topeng si manusia kelelawar di malam hari dan memberi wajah pada karakter Bruce Wayne di siang hari.

Trilogi Batman usungan Christopher Nolan merupakan 3 seri film yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain, yaitu Batman Begins, The Dark Knight, dan The Dark Knight Rises. Trilogi ini berusaha memotret banyak sisi kehidupan sebagai pahlawan. Merasa kejahatan tidak lagi mampu ditangani oleh hukum, Bruce Wayne memilih jalan kegelapan dan mengadili penjahat dengan caranya sendiri.

the dark knight rises
Batman Begins bercerita tentang keterpurukan Bruce Wayne yang kehilangan kedua orangtuanya sekaligus, dan mulai mencari pembalasan dendam terhadap penjahat yang bercokol di Gotham City yang sangat dicintai Wayne Senior. Bruce sendiri diceritakan berkelana ke seluruh dunia dan pada akhirnya dilatih oleh Ra’s Al Ghul, walau kemudian kedua karakter ini berselisih jalan karena perbedaan visi.

Batman Begins merupakan pemanasan dari trilogi ini, dengan mengetengahkan teknologi canggih dan kemampuan tempur Batman yang mumpuni hasil latihannya selama berbulan-bulan di puncak dunia. Namun dalam sekuelnya, The Dark Knight, penonton disuguhi antitesis dari peperangan antara kebaikan dan kejahatan. Ketika kejahatan coba dibasmi dengan kekerasan, maka ada peluang terjadi peningkatan kejahatan ke level yang lebih tinggi, sebagaimana dalam film ini muncul tokoh baru bernama Joker, yang karakternya jauh lebih kuat dibandingkan protagonisnya. Saking kuatnya karakter Joker, mungkin saja Heath Ledger tak mampu keluar dari fiksi ke dunia nyata, dan memilih mengakhiri hidupnya.
The Dark Knight adalah film yang menarik. Christopher Nolan menyuguhkan pula karakter penjahat Two Face, sebagai alter ego dari Jaksa Harvey Dent yang awalnya digadang-gadang sebagai “The White Knight” alias penegak hukum yang lurus. Pada puncaknya, Rachel yang sejak awal diplot sebagai cinta mati Bruce Wayne, harus benar-benar mati.

Maka menjadi sebuah kejanggalan ketika Christopher Nolan menyuguhkan Bane dalam film ketiga. Bane mengawali cerita dengan sangat apik, menggambarkan dirinya sebagai antagonis berdarah dingin, panglima perang yang bersahabat dengan kegelapan, dan menguasai seni tarung tangan kosong. Maka ketika Batman terperosok ke dalam relung penjara tergelap di bumi, saya mengharapkan cerita berikutnya yang lebih dramatis.

Namun kenyataannya tidak demikian. Entah sempitnya durasi atau skenario yang tak selesai, para tokoh penjahat mampu dikalahkan dengan cara yang “incredibly easy”. Bagaimana tidak?
Bane menjadi lemah tak berdaya setelah topeng di mulutnya dipukul oleh Batman dan ditembak oleh Catwoman.
Talia, aktor intelektual yang menggerakkan chaos sekaligus mengancam Gotham City dengan reaktor nuklir, mati setelah truk yang dikendarainya mengalami kecelakaan jatuh dari jalan layang!

Ending yang disajikan, yang sebisa mungkin didramatisasi, menjadi kurang bermakna ketika kita mencermati bahwa “The Bat” alias pesawat urban yang diandalkan Batman, hanya membutuhkan sedikit perbaikan di bagian autopilot. Lantas apa pasal Catwoman memberikan ciuman perpisahan tak terlupakan pada Batman, dan memberikan pesan-pesan terakhir pada Gordon? Nyata-nyata rupanya Bruce Wayne mampu selamat dari ledakan nuklir setelah membawa bom tersebut menjauh dari daratan. Saya menduga, tidak lain karena autopilot The Bat telah berfungsi dengan baik, dan Batman meloloskan diri tidak lama setelah ia melewati jembatan.

Maka tidak berlebihan jika saya menyebut The Dark Knight Rises sebagai antiklimaks dari trilogi Batman, atau mungkin seharusnya judul film ini diganti menjadi The Dark Knight Ends, sebab akhir cerita tidak lagi bermain dalam area logika.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silakan selesaikan soal berikut * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.