Kabut Asap di Jakarta : Inikah Warisan Kita?

Orang-orang yang melakukan perjalanan dengan lambat mungkin memperhatikan, bahwa pagi hari di Jakarta sering dihiasi dengan kabut seperti halnya pagi di kota-kota dataran tinggi. Namun masalahnya, Jakarta merupakan kota dataran rendah yang terletak di tepi laut, jadi amat mustahil kalau kabut ini disebabkan oleh dinginnya suhu. Mustahil, sebab hawa di sini cukup panas!

Anda yang tinggal atau berkantor di gedung bertingkat akan dapat lebih memperhatikan kalau ternyata kabutnya sangat tebal. Sayang sekali, kabut itu sepertinya berasal dari asap sisa-sisa pembakaran mesin. Kita tahu bahwa Jakarta dipenuhi kendaraan yang memadati seluruh jalan yang ada, mulai jalan tol, jalan arteri, bahkan jalan-jalan kampung pun sudah sangat ramai oleh kendaraan yang berusaha menyusuri jalur alternatif demi menghindari kemacetan di jalur utama.

Benar, setiap orang berhak membeli kendaraan bermotor dan memakainya di jalanan, namun dengan tingkat polusi udara yang sedemikian parah, bagaimana dengan nasib anak cucu kita? Bayangkan apabila kendaraan bermotor semakin meningkat hari demi hari, tentu kabut asap akan semakin tebal. Aku jadi membayangkan kalau orang-orang Jakarta di masa depan akan menggunakan masker dan tabung oksigen ke manapun mereka harus bepergian, sebab udara sudah tidak menyehatkan!
Tidak seharusnya kita mementingkan diri sendiri, dan akan sangat menyedihkan bila kita mewariskan bumi dalam keadaan makin rusak kepada generasi berikutnya.

kabut asap
(gambar diambil dari sini)

One Comment

  1. Pernah landing di Bandara Soehatta di pagi hari? Boleh percaya atau tidak, bentuk awannya udah berkerak, hitam legam. Beda jauh jika kita landing di kota lain yang lebih kecil diluar jawa. Awannya masih putih, mulus, bersih bentuknya. Udaranya juga segar begitu pintu pesawat dibuka. 😀

    12 June 2011
    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silakan selesaikan soal berikut * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.