Kali ini aku mendapat assignment ke Batam untuk jadi tim support. Walaupun awalnya sempat kisruh, apakah jadi berangkat atau tidak, keputusannya jadi berangkat. Keputusan diambil agak lambat karena tim inti sudah berangkat 2 hari sebelumnya, dan koordinasi sangat kurang jadi kami berangkat 2 hari setelah keberangkatan tim inti.
Garuda menungguku jam 6 pagi, jadi aku sudah harus bersiap mulai jam 3 dini hari, mandi langsung naksi ke bandara. Jam 5 kurang udah nyampe di bandara, langsung registrasi.
Ini Garuda bung, jadi silakan ambil koran yang disediakan, gratis! Dan tak perlu sungkan untuk minta tambahan segelas beverage yang menemani sarapan. Lumayan waktu itu, dapat omelet. Cuaca cukup nyaman untuk terbang, dan awan tak terlalu menggumpal. Oh ya, aku kan pernah penasaran dengan channel musik yang ada di sandaran lengannya Garuda waktu perjalanan ke Surabaya (baca di sini), kebetulan bawa headset tapi ternyata channel musiknya nggak jalan. Huh!
Setelah 1 jam setengah, sampailah di Bandara Hang Nadim, Batam.

Setelah berkoordinasi dengan tim inti, kami segera menuju tempat tujuan. Dan waktu makan siang tak disia-siakan dengan diisi acara wisata kuliner. Mumpung di Batam, mumpung, mumpung.
Sempat mampir di harbor bay (wilayah pelabuhan penumpang keluar-masuk Indonesia – Singapura), cuma numpang foto-foto :D. Konon, di seberang laut itu Singapura. Cuma sepelemparan batu jauhnya, ya kan?

Pilihan jatuh ke sea food Yong Kee yang terkenal dengan sop ikan batam-nya. Rada asin dan amis sih, khas masakan Cina, jadi sebisa mungkin pesan telur dadar dan minuman dengan aroma agak keras seperti jus sirsak untuk mengurangi rasa amisnya.

And that’s all, back to work.
halo…………
semoga batam menjadi kota industri bertaraf internasional,dan menjadi pusatindustri di seluru asia