Are you afraid to die?

Yes, I am….

Pagi ini, 40 menit yang lalu, aku diingatkan kembali betapa ringkihnya kehidupan.
Tepat di depanku terjadi kecelakaan motor yang mengakibatkan pengemudinya terjatuh. Sementara orang-orang berdatangan menolongnya, tubuhku tak mampu bergerak. Tertegun melihat kejadian demi kejadian.

Dan baru saja temanku mengabarkan bahwa si bapak telah meninggal dunia, menunggu ambulans menjemput jenazahnya yang terbaring kaku di trotoar jalan Gatot Subroto, Jakarta.


Butuh waktu 7 jam bagiku untuk menyelesaikan posting ini sebelum akhirnya kupublikasikan.

All for one, one for all.

Kalimat di atas adalah kata kunci yang harus diterjemahkan oleh Elric Bersaudara sebelum mereka diajari ilmu alkimia oleh gurunya dalam cerita FullMetal Alchemist.

Lahir, hidup, dan akhirnya mati, terurai kembali menjadi tanah, adalah siklus kehidupan yang harus dijalani tiap manusia. Kita tak bisa memundurkan waktu ataupun menghentikannya sedetikpun. Hidup harus terus berjalan.

3 Comments

  1. riza_kasela said:

    kehidupan yang sebenarnya menanti di akhirat gan

    10 November 2009
    Reply
  2. Gelombang Maut di Gatot Subroto, Jakarta | Dim's Blog said:

    […] tulisanku yang terdahulu (Are you afraid to die?), aku mencoba memotret TKP beberapa hari setelah […]

    12 November 2009
    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silakan selesaikan soal berikut * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.