Warung Mi Ayam Champion Jembatan Tiga Tlogosari Semarang

Warung Mi Ayam “Champion” yang terletak di jembatan tiga Tlogosari Semarang menjadi salah satu milestone dalam hidupku. Maka aku tak rela apabila satpol PP mengusik keberadaannya dengan dalih penertiban.

Tahun 2000 berdirilah warung gado-gado berlabel Champion setelah ibuku mengakuisisi warung dan perangkatnya dari pemilik sebelumnya yang berjualan es campur. Kala itu perekonomian kami karut marut dan berada di level bawah. Warung kecil ini mampu memberi kehidupan bagi keluarga, walau pas-pasan tapi nasi selalu ada.
Gado-gado sulit ditangani apabila pengunjung sepi dan harus disimpan untuk dijual besok harinya. Maka warung ini sedikit demi sedikit berevolusi, beralih ke komoditas mi ayam yang memang jadi salah satu makanan favorit di kota ini. Tahun 2003 mulailah aku berpetualang, dan masih berpetualang hingga sekarang. Dan warung inilah yang menyediakan uang kuliahku yang hanya satu kali dapat beasiswa, itupun hanya 450ribu yang bahkan tak menutup tagihan SPP satu semester.

Tahun 2007 aku pergi ke pengasingan, di pulau timur Indonesia. Tetapi warung ini masih tetap berdiri dan melayani setiap pembeli yang datang. Komoditas lain yang laris terjual adalah kelapa muda, terutama saat bulan puasa tiba. Perekonomian sedikit membaik, baik diriku yang sudah bekerja maupun bagi keluarga.
Tahun 2008 aku kembali ke warung dan bekerja di situ nyaris penuh waktu. Di sela-sela bekerja aku mulai menulis satu demi satu artikel blog yang ternyata tak mampu lagi kuurus.

Ketika aku kehilangan makna untuk kuhidupi, kurasa aku harus kembali ke warung ini dan belajar lagi tentang sesuatu yang disebut kehidupan. Telah banyak yang kupelajari di warung ini, dan rasa-rasanya masih banyak lagi yang bisa kupelajari di sini.
Ketika kehidupan nekropolis – yaitu Jakarta – memaksaku menjadi separuh robot, warung ini memberiku sentuhan manusiawi, dan aku kembali lagi jadi manusia.
Ketika aku harus kembali ke lautan racun – yaitu Jakarta – dalam dua hari, aku sudah siap.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silakan selesaikan soal berikut * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.