Sebelum melakukan pemrosesan digital evidence, prosedur standar yang harus dilakukan oleh seorang forensor terhadap evidence yang ditemukan pada crime scene adalah membuat duplikatnya. Tentu saja, duplikat dari evidence tersebut harus benar-benar identik, yang ditandai dengan nilai hash yang sama. Untuk membuat duplikat (best evidence maupun evidence image) dari digital evidence, forensor harus benar-benar memastikan bahwa alat-alat yang dipakainya tidak melakukan perubahan pada evidence. Caranya adalah dengan menggunakan write blocker, dengan Tableau write blocker sebagai salah satu contoh produknya.
Unit tempatku bekerja memiliki unit Tableau write blocker yang independen, selain itu ada juga unit Tableau yang menempel pada mesin FRED-M (Forensic Recovery of Evidence Device model M), salah satu produk forensik dari Digital Intelligence (laman produknya ada di sini). Nah, tetapi ada masalah yang kualami pada saat memproses sebuah drive Seagate tua berukuran 20GB. Ternyata Tableau dari FRED-M tidak dapat mendeteksi device yang telah kupasang dengan benar. Masalah tidak selesai dengan mesin FRED-M yang lain, karena menghasilkan error message yang sama.

Sebenarnya aku sudah berencana untuk memakai Atola Insight karena sudah terdengar bunyi ctek ctek dari drive, namun ternyata unit Tableau yang tidak menyatu dengan FRED-M masih mampu membaca drive dengan baik, dan akhirnya drive dapat di-image dengan sempurna tanpa error.
Nah, jadi jika Anda mengalami gagal baca dari Tableau FRED-M, bukan selalu berarti drive-nya rusak. Bisa jadi unit Tableau Anda yang lain dapat membacanya.
Be First to Comment