Pertandingan final Piala Dunia Antarklub 2011 mempertemukan juara Eropa, Barcelona, dengan juara Amerika Latin, Santos. Barcelona yang masih mengandalkan muka-muka lama (minus David Villa yang patah kaki kiri di kompetisi yang sama) dengan bintang utamanya Lionel Messi, akan melawan Santos dengan bintang mudanya yang jadi salah satu pemain sepakbola paling menjanjikan saat ini, Neymar.
Melawan Barcelona dengan kualitas individu maupun kualitas tim yang tak perlu lagi diragukan, Santos masih harus membuktikan bahwa permainan khas Amerika Latin mampu mengimbangi Barcelona.
Analisis singkat
Pertanyaan terdasar dalam pertandingan ini adalah, bagaimana cara mengalahkan Barcelona? Dengan segudang pengalaman bertanding pertandingan kelas dunia, tentu saja Barcelona tak bisa dianggap enteng. Pola permainan yang sangat terukur juga jadi salah satu andalan, dengan lini tengah yang sangat mematikan, menguasai permainan sedari awal dan tak pernah mengendurkan serangan walau telah berselisih gol.
Dari sekian banyak variasi serangan, Barcelona tetaplah tim dengan kumpulan manusia yang punya kelemahan. Mereka akan bertumpu pada penyerang-penyerang cepat mereka melalui through pass akurat yang didukung determinasi dari pemain-pemain tengah mereka, sedang di belakang ada towering centerback Pique dan bek gaek Puyol. Cara yang mungkin dilakukan dalam menghadapi tim agresif seperti Barcelona adalah dengan bertahan total dengan tidak memberi celah mengembangkan permainan dengan pressing ketat pada Xavi dan Iniesta. Memang pola permainan bertahan sekarang tidak banyak dilirik karena dianggap membosankan dan monoton. Faktanya, Jose Mourinho di Inter Milan mampu mengalahkan Barcelona dengan metode bertahan.
Kini menarik disimak, taktik apa yang akan disajikan Santos dalam lapangan hijau untuk setidaknya memberi perlawanan berarti, yang tentunya akan sangat bertumpu pada Neymar si anak emas dan Ganso yang pernah dihubung-hubungkan dengan AC Milan. Brazil, negara asal Santos, di sana sistem bertahan tidak populer, dan mereka lebih senang memainkan bola dengan bebas dan bermain dengan indah, yakni biasa disebut jogo bonito. Santos sendiri bukan tim kacangan, karena klub ini adalah klub asal salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Pele, juga beberapa pemain bola kelas dunia lainnya seperti Robinho, Diego Ribas da Cunha, dan banyak pemain lain, yang talenta individunya di atas rata-rata pemain lain.

Be First to Comment