Membuat Website – Kebutuhan Dasar

Media online saat ini berkembang sangat pesat. Dengan semakin mudah dan murahnya akses internet, orang semakin banyak mencari informasi dalam situs-situs online karena keuntungan-keuntungan yang ditawarkan, di antaranya biaya yang jauh lebih murah dibandingkan pencarian informasi secara manual. Media online memiliki peluang yang hampir tidak terbatas, dan semakin banyak orang yang memasarkan produk mereka menggunakan toko online. Toko online tidak memerlukan modal yang mahal, walaupun tentu saja tetap memerlukan “bahan bangunan”. Kali ini saya akan membahas tentang kebutuhan dasar dalam membuat website.

Pembuatan toko online tidak jauh berbeda dengan pembuatan situs online biasa. Anda dapat memanfaatkan jasa profesional yang menyediakan tool yang sudah lengkap yang tersedia secara gratis maupun berbayar. Beberapa perangkat toko online gratis yang dapat Anda manfaatkan di antaranya disediakan oleh tokobagus.com yang kini telah beralih menjadi olx.co.id, tokopedia.com, indonetwork, dan sebagainya. Sistem-sistem ini dapat Anda analogikan seperti “mall online”, di mana Anda dapat memanfaatkan fasilitas gratis yang tersedia, di mana data toko Anda akan ditampilkan pada saat pengunjung menjelajah mall online tersebut.

Tentu saja toko online gratis tersebut memiliki keterbatasan. Anda sangat bergantung pada fasilitas dan popularitas yang disediakan, sehingga kreativitas Anda juga turut dibatasi dalam mempromosikan dan memasarkan data produk milik Anda. Nah, apabila Anda ingin membangun sistem milik Anda sendiri, setidaknya harus ada 2 hal yang Anda siapkan, yaitu domain dan web hosting.

DOMAIN

Apabila Anda kurang familiar dengan istilah “domain”, maka istilah “alamat situs” mungkin lebih sering Anda dengar. Domain merupakan istilah teknis dari yang selama ini kita kenal dengan alamat situs. Tanpa domain, orang akan sulit menemukan website Anda, karena pada dasarnya perangkat online diidentifikasi melalui serangkaian angka-angka yang disebut IP Address. Mungkin Anda tidak familiar dengan alamat 202.146.4.100, namun saya yakin Anda mengenal kompas.com. Kedua alamat ini, kompas.com dan 202.146.4.100 sebenarnya merujuk pada sistem yang sama, namun ingatan manusia lebih mudah menyimpan informasi berupa kata, dalam hal ini kompas.com jauh lebih mudah diingat. Seperti itulah gunanya nama domain (domain name). Nama domain juga bisa berarti brand yang akan Anda usung dalam website yang akan dibangun. Pengalaman berkecimpung dalam dunia online sejak 2005 membuat saya berani merekomendasikan beberapa hal ini pada Anda.

1. Nama domain harus jelas
Untuk membuat impresi pada pengunjung Anda, Anda harus memastikan bahwa nama domain Anda bisa diingat dengan jelas.
Contohnya, apabila Anda ingin berjualan baju, maka ambillah domain seperti baju.com atau jualanbaju.com, atau nama butik Anda apabila nama tersebut cukup representatif dan mudah dicari.

2. Gunakan .com
Bukan berarti saya tidak nasionalis, namun domain .com masih menjadi favorit jika Anda mengandalkan mesin pencari seperti Google. Mengapa? Anda bisa membaca ulasan saya dalam artikel saya, Dotcom vs DotAnything.

Nama domain tidaklah gratis. Namun tidak ada siapapun di dunia ini yang dapat “membeli” nama domain menjadi milik Anda selama-lamanya, karena pada prinsipnya sistem yang digunakan adalah registrasi. Anda dapat meregistrasi nama domain apapun yang Anda inginkan pada domain registrar dengan membayar sejumlah uang dengan rentang antara USD 5 – 11 untuk .com. Tentu saja Anda dapat memilih registrar lokal untuk kemudahan pembayaran, seperti dijaminmurah.com yang memiliki harga bagus, dan juga domainesia.com yang saya rekomendasikan pada Anda karena kemudahan pembayaran. Godaddy.com merupakan domain registrar terkenal yang bisa jadi preferensi Anda untuk mendapatkan fasilitas terbaik.
Di atas sudah saya jelaskan bahwa tidak ada seorangpun yang dapat membeli nama domain, namun mengapa ada orang yang menjual nama domain? Sebenarnya konsepnya mirip seperti jual-beli pemain sepakbola. Tentu saja jual-beli pemain sepakbola bukanlah transaksi jual-beli secara harafiah, namun dalam hal ini yang dijual maupun yang dibeli adalah kontrak sang pemain. Klub yang menjual pemain harus melepaskan hak atas kontrak sang pemain, dan klub yang membeli akan mendapatkan hak atas kontrak pemain. Demikian halnya dengan nama domain, Anda dapat membeli hak untuk memanfaatkan domain tersebut dari pihak yang menjualnya.
Dari sini kita bisa paham bahwa semakin unik sebuah domain dan semakin besar potensinya untuk mendatangkan keuntungan, maka semakin mahal label harganya.

WEB HOSTING

Untuk dapat diakses melalui internet, tentu saja data-data harus disimpan melalui media online pula. Di sinilah web hosting berperan. Anda dapat menganalogikan web hosting sebagai sebuah komputer yang dapat diakses melalui internet, yang tentu saja memiliki fasilitas-fasilitas tertentu yang Anda butuhkan seperti FTP, PHP server, MySQL server, cronjob, dan lain sebagainya. Saya akan membahas web hosting dalam artikel tersediri karena subbahasan yang cukup banyak. Namun yang perlu diperhatikan saat Anda membangun website salah satunya adalah ukuran kapasitas webspace yang ditawarkan, karena hal ini akan berpengaruh terutama jika Anda perlu menyimpan banyak gambar dalam toko online Anda. Harga yang ditawarkan sangat bervariasi dan jenisnya sangat banyak, namun biasanya akan dibedakan ke dalam beberapa kategori.

1. Lokasi Server, misal : IIX, US, SGP, NL
IIX merupakan istilah server dalam negeri Indonesia. Artinya server ini dapat diakses dengan koneksi internet nasional. Kebanyakan perusahaan dengan server IIX menempatkan server mereka di Gedung Cyber, Jakarta.
US artinya server ada di United States, Amerika. SGP berarti Singapura, NL adalah Netherland (Belanda). Biasanya server di luar negeri akan ditawarkan dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan server IIX. Entah mengapa terjadi, namun biasanya penjual web hosting akan mengklaim bahwa server IIX mereka akan memberikan performa yang lebih kencang jika target pengunjung Anda berasal dari dalam negeri. Namun bagi saya, selisih performa ini tidak akan berpengaruh banyak jika Anda memiliki server luar negeri yang baik.

2. Sistem operasi server
Anda akan diberi tawaran sistem operasi LINUX atau WINDOWS. Sistem operasi Windows memiliki harga yang lebih tinggi dibanding LINUX, namun jangan khawatir karena perbedaan ini tidak akan berpengaruh banyak kecuali skrip Anda membutuhkan fasilitas khusus.

3. Tipe server
Umumnya web hosting akan menyediakan server PHP dan MySQL, namun jika dibutuhkan, Anda dapat pula mencari penyedia server JSP, ASP, dan sebagainya.

Jika skrip Anda adalah skrip standar dengan anggaran terjangkau, maka rekomendasi saya adalah shared server dengan sistem operasi LINUX dan server PHP/MySQL dengan kapasitas setidaknya 500MB. Konfigurasi ini dapat Anda dapatkan di Hostgator yang bahkan menawarkan unlimited disk space dan unlimited bandwidth dengan biaya sekitar USD 60 pertahun atau Anda dapat juga menggunakan jasa Dijaminmurah dengan biaya sekitar Rp 325.000 pertahun.

Nah, jika kedua kebutuhan dasar ini sudah Anda siapkan, tinggal konfigurasikan situs Anda dan Anda akan siap berjualan online.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silakan selesaikan soal berikut * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.