Lumpur Sidoarjo : Man-Made Disaster

Minggu, 4 Agustus 2013, National Geographic Channel HD menampilkan seri Man Made Disaster. Kali ini mereka membahas tentang gelembung lumpur yang keluar dari kerak bumi. Mengejutkannya, mereka menunjuk Lumpur Sidoarjo, yang kata mereka orang lokal menyebutnya Lusi, sebagai gelembung lumpur terbesar di dunia. Dikatakan lagi, gelembung yang muncul sejak 2006 tidak akan berhenti sampai setidaknya 50 tahun lagi.

Seperti layaknya acara NGC lainnya, kali ini mereka juga membawakan analisis secara ilmiah tentang latar belakang mengapa kejadian ini bisa terjadi. Mereka menampilkan pendapat para ahli di bidangnya, seperti geolog dan peneliti. Mereka pun menyebut-nyebut perusahaan gas Lapindo Brantas yang pada awalnya berusaha menambang gas di wilayah yang sekarang lebih populer disebut Lumpur Lapindo. Terdapat beberapa pendapat mengenai penyebab terjadinya semburan lumpur.
Pertama, disebabkan oleh gempa bumi yang memicu semburan lumpur. Gempa yang menimpa sesar formasi yang berdekatan dengan lokasi semburan terjadi 2 hari sebelum semburan muncul.
Kedua, dan ini yang membuatku terkejut, adalah karena Lapindo Brantas lupa memasang seal ketika mereka mengebor tanah sedalam 1 km lebih, hal ini memicu cairan bertekanan merambat keluar melalui lubang yang dibuat. Seketika itu pula pihak Lapindo meninggalkan lokasi kejadian, dan seperti yang kita tahu, pemerintah akhirnya mengkategorikannya sebagai bencana alam. Padahal seorang ahli geologi yang makalahnhya dikutip oleh pihak Lapindo pun merasa ragu-ragu akan kebenaran makalahnya.

Sebuah ironi ketika sains berbenturan dengan politik.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silakan selesaikan soal berikut * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.