Ke Banjarmasin

Hari Rabu yang lalu aku dan tim melakukan perjalanan ke Banjarmasin. Tujuan kali ini agak lain dari biasanya, karena tugas kali ini adalah menjadi event organizer agenda kantor di wilayah ini. Nah, sembari mengerjakan tugas-tugas, tim kami juga mengunjungi beberapa tempat.

Martapura jadi tujuan pertama kami, tepatnya di Pasar CBS (Cahaya Bumi Selamat), karena seorang dari kami penasaran dengan intan hitam. Kami memang sempat menemukan toko yang menjual intan hitam, namun ternyata harganya juga cukup tinggi, sekitar 900ribu per karat. Sayangnya waktu itu toko rekomendasi teman, yakni toko Kalimantan, sedang tutup. Konon di sana harganya cukup bersaing dan barang-barangnya bagus.
Di Pasar CBS ini Anda bisa memilih segala jenis perhiasan dari berbagai jenis batu-batuan indah dan berwarna-warni. Sayangnya aku sendiri tidak bisa membedakan antara perhiasan dari batu dan perhiasan dari plastik, karena rupanya sangat mirip dengan perhiasan imitasi yang banyak ditemukan di pinggir jalan. Dan bagi Anda yang tidak terlalu paham dengan batu-batuan, mungkin Anda akan melewatkan kesempatan ini. Namun selain batu-batuan, Anda juga bisa menemukan kain dan baju yang disebut sasirangan, sangat mirip dengan batik namun motifnya khas Kalimantan.
Di pasar ini Anda bisa menikmati beberapa bangunan dengan corak Muslim yang kental, dan juga beberapa bangunan yang dihiasi dengan ornamen segitiga terbalik, yang bisa diasosiasikan dengan intan.
pasar cbs martapura

Kemudian kami melanjutkan perjalanan menuju tempat penambangan intan tradisional, kalau tidak salah letaknya juga di Martapura. Di penambangan ini banyak orang menyaring pasir dan batu-batuan, berharap menemukan intan, atau batu-batuan, atau bahkan pasir emas. Yang lain menyaring pasir sebagai bahan bangunan. Sangat disayangkan, penambangan ini merusak struktur tanah. Terlihat di sana-sini tanah sudah berlubang-lubang, dan beberapa ditimbuni kerikil, dan di beberapa tempat jadi genangan lumpur. Debu dari pasir sangat tebal menutupi jalanan dan menghambur ke udara setiap truk lewat, jadi Anda tidak perlu berlama-lama agar pernafasan tidak terganggu. Apabila Anda mau, Anda bisa membeli batu dengan harga miring dari penduduk lokal, walau mungkin batu-batu itu tidak sebagus yang dijual di toko-toko.
Anda juga bisa menemukan fakta bahwa di lokasi pertambangan, mayoritas penduduknya justru tidak mencerminkan kekayaan alam yang terkandung di dalam tanah yang mereka diami.

Ada satu tempat wisata lain yang mungkin ingin Anda kunjungi, yakni pasar terapung yang buka di pagi hari. Namun aku tidak ikut tim pergi ke sana, karena satu dan lain hal. Jadi silakan mencari informasi lebih lanjut tentang spot yang satu ini.

Untuk masalah makanan, Anda dapat menikmati berbagai jenis masakan ikan sungai, seperti ikan patin, ikan sepat, ikan papuyu, ikan saluang, yang dapat Anda temukan di berbagai tempat di kota ini.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silakan selesaikan soal berikut * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.