Iklan-iklan yang dibuat perusahaan rokok memang sekarang tidak menggambarkan rokok secara vulgar, namun menggunakan imajinasi dan pencitraan dalam bentuk lain. Djarum Super salah satunya, iklan rokoknya selalu ditunggu karena biasanya menampilkan cerita dan petualangan seru.
Dalam iklan My Great Adventure Indonesia ini, selain mengiklankan produk rokok tentunya, Djarum mengangkat tema keindahan alam Indonesia, yang ternyata mengundang banyak pujian dan decak kagum dari para pemirsa.
Namun dari pengamatanku, kronologis petualangannya tidak runut berdasarkan label Day dan Lokasi petualangan. Mari kita simak.
Day 2 Sumatera, para petualang setelah menyusuri sungai, tebing, dan berlanjut ke air terjun, mereka berkendara menyusuri danau (mungkin Danau Toba). Lantas, tiba-tiba mereka berada dalam pesawat kecil (seukuran pesawat penerbangan perintis atau pesawat latih) melintasi pegunungan bersalju, yang sangat mirip dengan Cartenz! Seingatku, tidak ada gunung bersalju di Sumatera, dan gunung bersalju, jika yang dimaksud letaknya di Indonesia, memang cuma ada di Gunung Cartenz, Papua (sumber wikipedia).
Day 5 Way Kambas. Setelah puas bermain bola dengan gajah-gajah pintar, mereka kembali menyusuri jalanan yang bersisian dengan tebing-tebing tinggi. Di tengah jalan, mereka bertemu dengan sekumpulan orang, di sisi kanan mobil mereka yang mengenakan rumbai-rumbai, sedang di sisi kanan mobil mereka yang mengenakan koteka. Koteka, seingatku, cuma dipakai oleh orang-orang Papua, dan sumber Wikipedia menyatakan bahwa koteka adalah pakaian penduduk asli Pulau Papua. Namun aku masih terbuka dengan perubahan, mohon dikoreksi kalau orang-orang Papua memang ternyata sudah bermigrasi ke Way Kambas!
Day 29 Krakatau. Setelah puas mendaki hingga ke puncak dan sempat menikmati matahari terbenam, para petualang berapi unggun. Lagi-lagi mereka menampilkan orang-orang berkoteka. Mungkinkah mereka ini mengiring para petualang sepanjang perjalanan menyusur tanah air?
Masih Day 29 Krakatau. Adegan ini dilanjutkan dengan menarik rakit yang dinaiki orang berkoteka dan berhias layaknya sedang atau akan menghadiri upacara adat, seperti menggambarkan para petualang yang mengajari orang berkoteka berpapan seluncur alias surfing. Entah apakah ini masuk ke dalam simpulan cerita ataukah masih ada dalam Day 29 Krakatau. Namun aku sendiri masih berpendapat bahwa adegan koteka surfing ini ada dalam Day 29, karena para petualang menyudahi Day 29 dengan bermobil dilatar belakangi pegunungan, menggambarkan mereka yang sedang meninggalkan Krakatau yang dilanjutkan dengan potongan-potongan adegan dari awal sampai akhir.
Walaupun patut dipuji karena mampu menampilkan alam Indonesia dengan apik, penempatan adegan dalam iklan ini sepertinya masih bisa dipertanyakan. Jangan-jangan nanti ada wisatawan yang coba mencari koteka di Way Kambas atau di Krakatau!
(iseng setelah melihat kekalahan MU atas Barcelona 1-3 di pertandingan puncak Liga Champions 2011)
Be First to Comment