Aku menemukan beberapa video dari youtube, tentang seorang bernama Nick Vujicic. No legs, no arms, no worries. Ya, dia tidak memiliki tangan dan kaki, namun dalam hidupnya ia senang bepergian dan juga memancing, berenang, dan bermain golf. Bagaimana bisa? Silakan dinikmati videonya, dan rasakan semangatnya yang meluap-luap. Ia tidak hanya pintar bicara, ia juga pintar mempraktekkan apa yang ia katakan.
Pada kenyataannya, ketidakbisaan sebenarnya hanya ada dalam pikiran kita. Pikiran kita telah terlatih untuk mewujudkan apa yang kita pikirkan, baik dan buruk.
Ada sebuah cerita, di mana Houdini, sang ahli membebaskan diri, ditantang untuk mencoba meloloskan diri sebuah penjara yang baru saja dibangun. Ia pun setuju dan berkata bahwa ia akan lolos dalam waktu satu jam saja, seperti yang telah berkali-kali dilakukannya. Di satu waktu yang telah disepakati, ia masuk ke sebuah sel tertutup dan mulailah ia bekerja. Ia mengeluarkan sebuah lempengan besi yang fleksibel dan mulai mencoba membuka kunci pintu. Setengah jam berlalu, ia tak juga menunjukkan tanda-tanda berhasil, dan sejam kemudian ia tampak menyerah dan menyandarkan tubuhnya ke pintu. Lalu tiba-tiba pintu itu pun terbuka, sebab pada kenyataannya pintu itu tak pernah terkunci.
Pengalaman seperti ini sebenarnya terjadi juga padaku minggu lalu, sewaktu bermain bulu tangkis. Di awal-awal permainan, aku merasa ada yang tidak beres dengan raketku, yang memang senarnya sudah berumur setahun. Sejak aku ragu-ragu dengan raketku, permainan dan konsentrasiku jauh merosot dan akhirnya kalah 2 game. Di saat jeda, temanku memeriksa kondisi senar raketku, dan berkata bahwa raketku baik-baik saja. Setelah itu aku bertanding lagi dan menang 2 game!
Pada kenyataannya, pikiran kitalah yang menentukan kesuksesan kita. Oleh karena itu, mari kita mulai berpikir positif terhadap segala sesuatu dalam hidup. Yay!
Be First to Comment