Colombiana, film ini memiliki genre action pertempuran dalam kota. Tidak seperti umumnya film action yang protagonisnya cenderung didominasi pria, Colombiana menyajikan plot baru yang memasang Zoe Saldana sendirian sebagai pemain utama, seorang wanita bernama Cataleya.
Kisah ini berlatar belakang perang kartel narkoba Columbia, di mana Fabio ayah Cataleya dibunuh oleh Don Luis (Beto Benites), dan Cataleya kecil (diperankan Amandla Stenberg) yang lolos dari sergapan anak buah Don Luis melarikan diri ke US Embassy, dan hijrah ke Amerika.
Di Amerika, ia menuju rumah Emilio (Cliff Curtis) pamannya, dan semenjak itu ia dilatih menjadi pembunuh profesional. Kemampuannya benar-benar luar biasa, dengan memperhitungkan semua sudut kemungkinan penyerangan dan mengerjakan tugasnya sebagai pembunuh dengan cara yang sangat lihai.
Puncak pertikaian terjadi ketika anak buah Don Luis menghabisi seluruh orang Columbia di wilayah Chicago, termasuk Emilio dan neneknya. Maka dimulailah perburuan terakhir Cataleya terhadap Don Luis.
Film ini sepertinya tidak terlalu menonjolkan plot cerita, namun sisi action-nya sangat luar biasa, bahkan sepertinya melebihi Agen 007 dalam melakukan assassination, karena si Cateleya ini mampu lolos dari sergapan macam apapun, mampu mencari alamat orang dengan mudah, mampu menaklukkan semua security camera (termasuk hidden surveillance camera), memiliki persenjataan amat lengkap, memiliki kemampuan sniper yang mumpuni, dan satu lagi senjata terampuhnya : dia seorang wanita.
Well, sepandai-pandai tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Gara-gara sebuah foto digital yang diambil pacarnya Danny Delaney (Michael Vartan), ia terlacak oleh FBI dan harus berurusan dengan Special Agent James Ross (Lennie James), walaupun pada akhirnya pertentangan dengan FBI ini dapat diatasi.
Penilaianku, walau film ini kurang berkesan dari sisi cerita, namun aksi-aksi Zoe Saldana cukup menghibur.

Be First to Comment