Category: <span>Movie</span>

Bagi sebagian pria, pekerjaan bukan sekedar kegiatan untuk mencari nafkah. Carl Casper (Jon Favreau) misalnya, seorang chef terkenal yang bekerja di fancy restoran milik seorang yang hanya peduli pada jumlah tamu dan jumlah penghasilan dari restorannya, terpaksa angkat kaki dari pantry restoran ini karena ia tidak lagi mendapat kebebasan untuk berkreasi demi masakan bercitarasa terbaik bagi para pengunjung.

Movie

The Little Rascals adalah film yang populer di tahun 1994, menceritakan sekelompok anak kecil yang tidak memiliki banyak uang namun tidak pernah kehabisan ide. Spanky dianggap sebagai pemimpin kelompok ini karena ia terlalu sering memberi perintah pada teman-temannya, dan ia yang paling sering mencetuskan ide, walaupun tidak selamanya itu ide yang terbaik. Ia bersama Alfalfa, Stymie, Froggy, Porky, Buckwheat, dan Mary Ann, membentuk suatu kelompok He-Man Woman Haters Club atau klub pria pembenci wanita (walaupun sebenarnya mereka punya seorang anggota cewek, Mary Ann, namun mereka sering lupa karena ia terlalu tomboi).

Family Movie

Kisah kehidupan manusia sehari-harinya akan diceritakan dari sudut pandang seekor burung beo yang bisa bicara bernama Paulie (suara oleh Jay Mohr). Kisahnya diceritakan melalui pertemuannya dengan Misha Belenkoff (Tony Shalhoub), seorang imigran Rusia yang mengejar American Dream nya, sempat mengajar literatur di negara asalnya namun kini bekerja sebagai cleaning service di sebuah lab binatang.
Di sini kita belajar bahwa setiap orang memiliki kisah unik yang layak untuk disimak. Plot cerita mundur jauh sekali, saat Paulie berada di rumah sebuah keluarga yang memiliki seorang putri bernama Marie Alweather, yang kesulitan bicara namun memiliki pemahaman luar biasa dengan Paulie, peliharaannya. Sayang sekali, orangtua Marie tidak terlalu senang dengan Paulie sebab ia dianggap sebagai biang masalah kenapa Marie lambat berbicara.

Family Movie

Tidak terasa, blog ini memiliki cukup banyak reviu film, terutama film-film baru yang saya tonton sendiri. Namun film-film barat ini, walaupun bergenre film keluarga, masih kurang layak ditonton bersama anak-anak, saya rasa karena tingkat keterbukaan akan seksualitas cukup jauh berbeda dengan budaya timur yang dianut mayoritas orang Indonesia. Oleh karena itu saya berpikiran untuk membuat kumpulan reviu film-film yang benar-benar layak ditonton bersama anak-anak.

Nah, untuk mengawali kategori “Family Movie” ini, saya membawa judul Matilda yang rilis di tahun 1996. Ini adalah film yang pernah saya tonton di sekitar tahun itu, dan menontonnya sekali lagi di penghujung 2014 ini membawa memori masa kecil.

Matilda (Mara Wilson) bercerita tentang seorang anak kecil berusia sekitar sekolah dasar yang memiliki kepandaian di atas rata-rata. Walau demikian, ia tidak dianugerahi keluarga yang mendukung belajarnya. Matilda diasuh oleh keluarga orangtuanya (Mr. Wormwood oleh Danny DeVito dan Mrs. Wormwood oleh Rhea Perlman) yang sebenarnya tidak peduli pada apapun perkembangan Matilda di sekolah. Beruntung, Matilda memiliki guru kelas yang baik, Miss Honey (Embeth Davidtz) yang menaruh perhatian lebih pada kecerdasan Matilda. Problematika hidup tidak hanya terjadi di rumah, namun kepala sekolah yang killer (Trunchbull, diperankan oleh Pam Ferris) seakan memberikan beban tersendiri pada Matilda.

Family Movie

Bagi mereka yang masa kecilnya dihabiskan di tahun 90-an, pasti kenal dengan kisah Saint Seiya, utamanya ketika ia bersama-sama dengan Shun, Hyoga, Shiryu, dan Ikki bertarung melawan ksatria jubah emas untuk menyelamatkan Saori, sang Athena yang sebenarnya. Di sinilah kita mulai mengenal 12 rasi bintang yang merepresentasikan rentang waktu dalam 1 tahun.

Demikian kita dibawa bernostalgia kembali dengan kisah ini melalui karya terbaru Toei Animation, yang menggambarkan perjuangan Seiya ke dalam CGI dengan kisah yang dipersingkat. Sebab, di film seri, rentetan kisah ini sungguhlah panjang, namun kita akan melihat versi lain dari pertarungan ini dalam durasi 1,5 jam.

Movie

I do it because I can do it.

Terkadang seseorang berbuat sesuatu tanpa alasan jelas, kecuali hanya karena ia bisa melakukannya.
Demikian dengan Robert McCall (Denzel Washington), mantan anggota dinas intelijen AS (mungkin saja CIA) yang memalsukan kematiannya untuk hidup tenang di Boston. Hari demi hari dihabiskannya dengan membaca buku di sebuah kafe, dan obrolan ringannya dengan seorang pengunjung rutin yang bernama Alina (Chloë Grace Moretz) atau juga disebut Teri yang bekerja sebagai wanita panggilan oleh mafia Rusia, kemudian menyeretnya ke dalam pertempuran baru.

Movie

Rosamund Pike memainkan tokoh yang sangat menarik dalam film ini, yang menjadi pusat dari segala tanda tanya penontonnya. Demikian dengan Ben Affleck yang menjadi lawan mainnya, berperan sebagai seorang suami yang cukup baik berpura-pura di hadapan publik, namun menyimpan problem klasik pernikahan masa kini.

Amy Elliot sang istri, adalah cerminan dari wanita sempurna yang cerdas, kaya, cantik, dan diinginkan banyak lelaki, dan Nick Dunne menjadi pria yang dipilihnya untuk mengarungi bahtera rumah tangga. Namun demikian, ketika hari ulang tahun pernikahan kelima, sesuatu terjadi. Amy Elliot menghilang. Amy yang cukup terkenal dengan karya-karya tulisannya menjadi sorotan publik nasional tatkala ia dinyatakan hilang. Seketika pula, Nick menjadi sorotan karena bukti demi bukti membawanya ke bawah sorotan lampu penyidik kepolisian, dicuriga sebagai pembunuh istrinya sendiri, walau tubuh Amy belum ditemukan.

Movie

Pada akhirnya, nasib membawanya kembali ke jalan pedang. Kenshin Himura, atau Battosai sang pembantai, setelah tugas pembantaiannya berakhir saat era restorasi Meiji, tinggal di dojo milik Kaoru Kamiya bersama beberapa sahabat setia, di antaranya Sanosuke, Megumi, dan Yahiko. Hari demi hari dihabiskan dengan aktivitas normal, seperti memasak maupun mencuci baju. Namun hidup akan segera berubah tatkala Kenshin dipanggil ke hadapan menteri dalam negeri dalam usahanya untuk membujuk agar Kenshin mau turun ke medan laga menghadapi musuh terkuatnya, Makoto Shishio.

Movie

Manakah yang lebih dahulu ada : Ayam atau telur?
Sebuah pertanyaan sederhana namun menjadi kompleks ketika diwujudkan ke dalam sebuah film. Predestination yang dibintangi oleh Ethan Hawke dan Sarah Snook ini memiliki plot yang cukup unik, di mana kita akan diberi potongan-potongan kejadian sebelum disambungkan dengan benang merah di ujung cerita.

Movie

The Maze Runner adalah sebuah film adaptasi dari trilogi novel sains fiksi karangan James Dashner. Film ini merupakan yang pertama dan sekuelnya direncakan akan dirilis tahun depan. Berpusat pada karakter bernama Thomas (Dylan O’Brien), ia dikirim dari lift ke dalam sebuah lingkungan baru yang disebut “glade”, yaitu sebuah lapangan yang dikelilingi oleh tembok dan maze atau labirin raksasa yang dijaga oleh monster-monser atau Grievers. Thomas bergabung ke dalam sebuah komunitas pemuda yang berjuang bertahan hidup dan melakukan segalanya dengan kekuatan mereka sendiri.

Movie