Berburu Sertifikasi Internasional

Komitmen menjadi seorang profesional tentu saja menuntut banyak hal. Kualitas profesional diukur dari kemampuan yang dimilikinya, plus pengalaman yang didapat dari pekerjaannya sebagai seorang profesional. Profesional dituntut untuk selalu meningkatkan kemampuan, yang kebanyakan dituangkan dalam perolehan sertifikasi internasional. Tergantung dari bidang yang ditekuni, kita hampir selalu dapat menemukan berbagai jenis sertifikasi internasional dalam berbagai macam bidang.

Kita dapat menemukan berbagai jenis sertifikasi, terutama dalam bidang industri dan teknologi. Dengan mudah kita menyebut jenis-jenis sertifikasi semisal CCNA untuk Cisco profesional, OCA untuk Oracle profesional, dan banyak sertifikasi lain yang vendor-specific (bergantung pada produk), namun banyak pula sertifikasi yang tidak bergantung pada produk, seperti CISA, CEH, CFE, dan berbagai macam lagi.

Mengapa sertifikasi? Dengan mengoleksi banyak sertifikasi, seorang profesional sedang mengumpulkan portofolio bagi dirinya sendiri, dan dengan otomatis akan meningkatkan nilai tawar dirinya dalam industri tertentu. Seorang dengan sertifikasi berderet-deret tentu saja akan dinilai lebih karena telah diakui oleh organisasi internasional dalam bidang tertentu, dibandingkan dengan orang lain yang tidak memiliki sertifikasi internasional, walaupun mungkin dalam kenyataannya, orang ini tidak kalah mumpuni dalam menangani sebuah pekerjaan.

Mengapa bukan pendidikan formal? Well, pendidikan formal tentu saja perlu, tetapi terkadang sebuah pekerjaan menuntut pengetahuan yang sangat spesifik, semisal dalam menggunakan sebuah tool digital forensic seperti AccessData FTK atau Guidance Software EnCase, di mana masing-masing mengeluarkan panduan khusus dalam menggunakannya dan menawarkan sertifikasi bagi siapapun yang menguasai perangkat mereka, yaitu ACE (AccessData Certified Examiner) bagi FTK dan EnCe (EnCase Certified Examiner) bagi EnCase.
Dalam pendidikan formal mungkin kita tidak akan mempelajari pengetahuan tersebut secara spesifik, dan menurut pengalamanku dalam kurikulum S1-ku dulu, memang hanya pengetahuan dasar saja yang dipelajari, walau dari pengetahuan dasar itu kita dapat mengembangkan sesuai minat kita.

Sertifikasi juga merupakan justifikasi bagi kemampuan seseorang. Seseorang tidak perlu lagi diuji untuk sesuatu hal yang telah dia peroleh sertifikasinya. Dengan mudah masyarakat menilai kemampuan seorang profesional dari deretan sertifikasi yang dia peroleh.

Nah, para profesional muda, sudah siapkah Anda mengejar sertifikasi internasional berikutnya?

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silakan selesaikan soal berikut * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.