Belanda vs Brazil

Pertandingan pertama babak perdelapan final piala dunia 2010 Afrika Selatan mempertemukan dua negara sepakbola, Belanda dan Brazil.
Pertandingan sangat menarik karena kedua tim terkenal karena mampu menampilkan sepakbola menyerang, Belanda dengan total football, Brazil dengan jogo bonito.

Pertandingan dimulai dengan serangan-serangan Belanda ke pertahanan Brazil. Namun dengan sigap Brazil balik mengurung Belanda, dan sebagai hasilnya sebiji gol dari Robinho memanfaatkan lengahnya bek Belanda. Gol pertama bagi Brazil di menit 10 oleh Robinho. Sesat sebelumnya, Brazil memperoleh kesempatan emas, namun hakim garis menganggap Dani Alves sudah offside sehingga bola cocoran Robinho tidak disahkan.
Setelah gol ini, Belanda coba melakukan fastbreak namun masih mentah.
John Heitinga memperoleh kartu kuning karena melakukan pelanggaran yang cukup keras.
Di menit 16, Dirk Kuyt memulai serangan dengan umpan kepada van Persie di tengah, namun bola mampu dihalau. Van Persie yang mengambil tendangan bebas di menit berikutnya belum mampu mencapai sasaran. Belanda terus coba menyerang untuk menyamakan kedudukan. Kombinasi Sneijder di tengah dengan Robben di kanan menghadirkan tekanan untuk Brazil, namun solidnya pertahanan Brazil membuat van Persie tidak bebas bergerak.

Brazil masih mampu menciptakan ancaman, terbukti di menit 26, umpan dari sayap kanan mampu ditanduk Robinho, walaupun masih melambung jauh di atas mistar gawang.
Menit ke-28, Alves mendapat jatah menembak tendangan bebas dari sayap kanan, namun header dari Luis Fabiano tidak menemui sasaran. Maicon melanjutkan laju serangan Brazil dengan dribble mautnya, sedang Kaka – Melo mengorganisasi lini tengah untuk mencari celah. Fastbreak dari Belanda oleh van Persie dilanjutkan Sneijder tidak mampu memberikan pekerjaan bagi Julio Cesar. Justru Brazil yang balas menyerang dengan indah. Fabiano mengumpan Kaka yang ditendang tepat ke sudut, namun Stekelenburg kali ini sigap menepis bola. Jogo bonito Brazil dimainkan di panggung piala dunia Afrika Selatan!
Menit 34, Belanda melalui van Persie menyerang, masih gagal. Juan dan Lucio masih mampu mengunci gawang Brazil. Bahkan tendangan jarak jauh Wesley Sneijder masih mampu ditangkap dengan nyaman oleh Julio Cesar.
Brazil yang menyerang melalui Maicon di kanan terhambat oleh wasit yang menganggap telah terjadi pelanggaran. Brazil menyerang, namun pertandingan makin menjurus kasar dengan Kaka jadi sasaran tekel keras. Benar-benar luar biasa perjuangan Kaka yang diganjal 3 kali pun masih mampu bangkit untuk memberikan bola pada Bastos yang dilanjutkan dengan crossing ke tengah, namun tidak cukup ruang bagi para penyerang Brazil. Belanda bertahan, bahkan Van Persie pun turut membantu pertahanan. Van Persie – Sneijder – van der Wiel, dilanjutkan Robben masih belum mampu menciptakan ruang bagi tendangan. Justru Maicon di menit 46 mampu meluncurkan tembakan, namun sedikit melenceng di kiri gawang Stekelenburg.

Babak pertama berakhir dengan skor 0-1 untuk keunggulan Brazil.

Babak kedua dimulai.

Robben berusaha mencuri bola di sayap kanan, namun Julio Cesar sigap menjemput bola. Menit ke-47, Gregory van der Wiel mendapat kartu kuning karena dianggap berlebihan, jatuh tanpa sebab.
Serangan Brazil dikreasikan oleh Kaka dieksekusi oleh Fabiano, namun masih bisa diblok pemain belakang Belanda. Belanda balik menyerang, namun tendangan jarak jauh Sneijder masih terlalu pelan.
Setiap serangan dikreasikan oleh Kaka dengan cantik, namun umpan akhir masih belum akurat.
Belanda justru menyamakan kedudukan di menit ke-53 melalui tendangan jarak jauh Sneijder dengan umpan Robben. Akibat bertubrukan dengan Melo, Julio Cesar justru tak mampu mengeblok bola. GOL!!!
Diputuskan own goal oleh Melo karena dianggap bola berbelok oleh sundulan Melo.

Ritme pertandingan jadi meningkat dengan Brazil yang sedikit goyah aliran bolanya.

Belanda jadi makin rajin menyerang terutama dari kanan oleh Robben yang dibantu oleh Sneijder.
Menit ke-62, Gilberto Melo masuk menggantikan Michel Bastos yang sudah terkena kartu kuning dan sangat rawan terkena kartu merah karena wilayah pertahanannya berhadapan langsung dengan serangan Robben.
Nigel de Jong mendapat kartu kuning di menit 65 karena menghambat Robinho yang mendapat bola bagus. Misses next match.
Sedang Maicon dan Fabiano berkolaborasi, Kaka mendapat kesempatan menguji Stekelenburg dengan bola hasil sapuan Ooijer, namun sedikit melebar.

Menit ke-68, Sneijder membawa Belanda unggul atas Brazil melalui tandukan. Robben – Kuyt – diselesaikan oleh Sneijder. Skor berubah, 2-1 untuk Belanda.
Menit ke-74 keadaan justru bertambah buruk bagi Brazil dengan dikartu merahnya Felipe Melo karena menendang Arjen Robben. Situasi makin memanas.
Andre Ooijer mendapat kartu kuning di menit 76 karena mengusik bola yang telah keluar.
Nilmar masuk menggantikan Luis Fabiano di menit 77.
Menit 79, Belanda memperoleh peluang emas dengan serangan balik yang dibangun oleh Sneijder, namun bola akhir masih terlalu lemah.
Gelombang serangan dilancarkan oleh Brazil melalui Nilmar, Lucio, dan Gilberto Silva melalui peluang tendangan sudut.
Belanda ganti menyerang dengan kombinasi van Persie dan Sneijder, dibalas dengan serangan oleh Kaka yang sendirian menyerang, masih gagal.

Huntelaar masuk menggantikan van Persie di menit 85. Brazil malah tak mampu lagi mengorganisasi serangan karena terlalu terburu-buru hingga umpannya banyak tak mencapai tujuan.
Brazil mendapat peluang 2 menit jelang bubaran melalui tendangan bebas setelah Lucio dijatuhkan oleh van Bommel di luar kotak penalti, namun terpantul pagar betis.

Skor akhir 2-1, Belanda masuk ke babak perempat final.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silakan selesaikan soal berikut * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.