Apa yang terjadi ketika Barcelona menghadapi lawan yang menerapkan strategi ofensif?
Ternyata lawan jadi perkedel! Lihat saja skor pertandingan Madrid – Barca, 6-2. OMG.
Masih menyambung dengan tulisanku sebelumnya di sini yang mengulas salah satunya tentang strategi ultra defensif Chelsea, ternyata itulah strategi satu-satunya yang bisa dipakai untuk meredam Barca saat ini.
Aku juga membaca kecaman banyak orang tentang strategi yang tidak menghibur ini. So what? Bukankah bertahan juga adalah seni? Tak semua tim bisa bertahan dengan baik melawan tim setajam Barca.
Trus bagaimana cara mengalahkan Barca? Fastbreak, satu-satunya cara yang terpikirkan olehku saat ini. Counter attack yang cepat nan akurat menurutku akan mampu membuat pertahanan Barca kocar-kacir. Buktinya adalah salah satu serangan Didier Drogba memanfaatkan umpan cepat dari tengah, hampir saja merobek jala Valdes jika sang kiper tak sigap menghalau bola.
Be First to Comment