Abuse Of Power

Beberapa hari belakangan kata-kata abuse of power ini terus terngiang di kepalaku.

Permasalahannya, aku kepikiran untuk melakukan abuse of power pada preman-preman yang menyasar PKL Tlogosari. Tinggal laporin ke KPP atau tingkat yang lebih tinggi lalu usulkan pemeriksaan atau sekalian ke penyidikan, lalu jebloskan ke penjara, selesai.
Tapi kalau begitu, bedanya aku sama mereka apa?

Pinter kui ora nggo minteri wong sing ora pinter. Itu pepatah guru SD-ku yang sampai sekarang masih kupegang. Kepandaian yang kita miliki tidak boleh digunakan untuk mengelabui orang-orang yang kurang pandai.
Kalau dulu kita dijajah bangsa lain, sekarang ironisnya kita dijajah bangsa kita sendiri. Mereka yang merasa memiliki koneksi maupun kenalan dengan para petinggi lantas merasa dirinya raja yang ingin dilayani dan diberi upeti, padahal mereka tidak layak untuk itu!
Bagaimana ceritanya kok mereka tiba-tiba mengklaim sebagai perwakilan dan menuntut kami membayar uang jasa tiap harinya dan pada akhirnya memaksa mereka membayar uang pembangunan akan sesuatu yang seharusnya tidak dibangun? Ah, orang-orang serakah itu akan langgeng dengan pemerintahan yang korup – pemerintah daerah dalam hal ini – .

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silakan selesaikan soal berikut * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.